#ptm

Epidemiolog Dukung PTM di Lampung dengan Syarat

Epidemiolog Dukung PTM di Lampung dengan Syarat
Ilustrasi PTM. MI/Andri Widiyanto


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Persebaran covid-19 di Provinsi Lampung kian melandai. Per Minggu, 13 Maret 2022, dilaporkan hanya terjadi penambahan sebanyak 300 kasus. Jumlah ini cenderung menurun ketimbang penambahan sehari sebelumnya sebanyak 364 kasus. 

Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Provinsi Lampung, Ismen Mukhtar mengatakan, kasus harian yang semakin melandai membuat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbilang aman untuk diselenggarakan. Akan tetapi, kata dia, tetap dengan syarat menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan covid-19 secara ketat.

"Selain kesehatan, bidang ekonomi, sosial, dan pendidikan juga penting untuk masyarakat. Jika kasus sudah jarang dan risiko penularan rendah, ya, aktivitas bisa diperlonggar," katanya, Minggu, 13 Maret 2022.

Baca: PTM SD dan SMP di Bandar Lampung Digelar Mulai 14 Maret

 

"Kasus menurun, tetapi bukan berarti selesai. Setiap hari masih ada saja kasus baru yang menjadi sumber penularan," sambungnya.

Dengan tetap membudayakan 5M, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan, maka, kata dia, sudah selayaknya aktivitas masyarakat, apalagi PTM diperbolehkan.

"Tapi prokes itu tetap penting untuk menjaga penurunan kasus ini sampai bisa terkendali," jelasnya. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait