longsorbanjir

Enam Titik Jalinpanbar Tertimbun Material Longsor

( kata)
Enam Titik Jalinpanbar Tertimbun Material Longsor
Personel Satlantas Polres Tanggamus di salah satu titik lokasi timbunan longsor. Dok


KOTA AGUNG (Lampost.co) -- Hujan lebat yang melanda wilayah Tanggamus sejak tadi malam, Selasa, 4 Agustus 2020, pukul 18.30 sampai 20.30 wib, mengakibatkan ratusan rumah terendam banjir, dan enam titik longsor di Jalan lintas pantai barat (Jalinpanbar).

Menurut Kapolsek Semaka Iptu Heri Yulianto, arus banjir melintasi atas badan Jalinpanbar, ratusan rumah terendam, dan terjadi longsor di 6 titik. Sementara di Jalinpanbar Pekon Sedayu terdapat 1 titik jalan tertimbun material krokos dan dan tanah yang terbawa oleh arus banjir. Akan tetapi jalan masih dapat dilalui oleh kendaraan.

Untuk di Jalinpanbar Pekon Waykerap, Kecamatan Semaka terdapat 5 titik dengan timbunan material rata-rata 1 meter yang juga akibat luapan Way Selang dan Way Dakok. Material ini juga dibawa oleh luapan air dari sungai sehingga arus lalu lintas untuk sementara masih lumpuh.

"Material yang dibawa banjir berupa batu dan tanah menutup rapat badan jalan. Pihak Pemkab Tanggamus sudah menerjunkan alat berat guna mempercepat proses pembersihan," ujarnya mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, Rabu, 5 Agustus 2020.

Sementara sejumlah desa yang terdampak banjir diantara Pekon Bangunrejo dengan ketinggian 40 cm. Kemudian Pekon Kanoman, Pekon Sudimoro, Pekon Sudimoro Bangun, Pekon Sripurnomo, Pekon Sukajaya, dan Pekon Kacapura.

Hingga kini personel Satlantas Polres Tanggamus masih melakukan pengaturan lalu lintas serta penempatan anggota di lokasi strategis guna memberikan imbauan kepada pengguna jalan.

Kasat Lantas Iptu Rudi mengatakan, personel gabungan telah diterjunkan guna pengaturan lalu lintas khususnya kepada kendaraan mobil kecil dari arah Pesibar maupun Kotaagung.

"Kami mengimbau agar pengendara mobil kecil melewati jalan alternatif dari Pekon Banjarsari Kecamatan Wonosobo menuju Pekon Sedayu. Begitu juga sebaliknya," kata dia.

Sedangkan kendaraan bermuatan berat bisa beristirahat dahulu di kantong parkir hingga akses jalan terbuka kembali.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait