pesawat

Enam Sample DNA Penumpang SJ182 Asal Tubaba Dibawa ke Jakarta

Enam Sample DNA Penumpang SJ182 Asal Tubaba Dibawa ke Jakarta
(dok. NTMC Polri)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokes Polda Lampung telah mengambil enam sampel DNA dari keluarga tiga penumpang Sriwijaya Air SJ182, warga Toto Makmur, Tulangbawang Barat. 

Tiga warga Toto Makmur menjadi penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang dinyatakan hilang kontak di Kepulauan Seribu, Jakarta, pada penerbangan Jakarta - Pontianak, Sabtu, 9 Januari 2021. Mereka atas nama Sugiono Efendi (37) warga RT 05 RW 02, Yohanes (27) warga RT 04 RW 02, dan Pipit Piyono (25) warga RT 05 RW 02.

"Sudah diambil total enam sample masing-masing penumpang, jadi ayah dengan ibunya (untuk tiap penumpang)," ujar Kabid Dokkes Polda Lampung Kombespol dr. Andri Badarsyah, Minggu, 10 Januari 2021 malam. 

Selain DNA, beberapa poin yang diambil tim DVI yakni sidik jari dan gigi gerigi yang masuk ke data primer antemortem.
Data sekunder antemortem seperti data pribadi, rekam medis, properti seperti pakaian dan benda-benda lain yang dipakai. Bahkan benda lain seperti ijazah dan foto juga sudah dibawa. 

"Sedang dalam perjalanan dari Tulangbawang Barat ke Bandar Lampung dan segera dikirim ke RS Umum Bhayangkara Tingkat I R. Said Sukanto, mudah-mudahan malam ini sampai, nanti langsung dicocokan dengan postmortem-nya," paparnya.

Antemortem merupakan data korban sebelum meninggal. Antemortem terbagi menjadi dua yakni primer, yaitu data sidik jari, pemeriksaan gigi, dan DNA. Kemudian sekunder yakni seperti riwayat kesehatan korban, pakaian korban terakhir, dan data pelengkap lainnya.

Nantinya, antemortem akan dicocokan data postmortem yang merupakan data-data fisik yang diperoleh melalui identifikasi pada korban yang ditemukan. 

Rinciannya seperti sidik jari, golongan darah, konstruksi gigi dan foto diri korban pada saat ditemukan lengkap dengan barang-barang yang melekat di tubuhnya dan sekitarnya.

 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait