#covid-19indonesia#mutasi

Empat Efek Mutasi Jadi Perhatian Serius Satgas Covid-19

Empat Efek Mutasi Jadi Perhatian Serius Satgas Covid-19
Ilustrasi tes virus korona (covid-19). Medcom.id/M Rizal


Jakarta (Lampost.co) -- Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menaruh perhatian terhadap mutasi virus covid-19. Pasalnya, mutasi itu berpotensi berdampak terhadap empat hal dalam pencegahan dan penanganan virus berbahaya itu.

“Pertama, apakah berdampak terhadap kemampuan tes polymerase chain reaction (PCR) kita untuk mendeteksi,” kata Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Covid-19, Sonny Harry Harmandi, dalam diskusi virtual, Sabtu, 22 Mei 2021.

Satgas harus memastikan mutasi covid-19 tetap bisa dideteksi tes yang ada. Bila berdampak, sejauh mana mutasi memengaruhi hasil tes.

Kedua, kemampuan penularan virus. Sonny menyebut beberapa laporan menulis penularan dari varian B117 asal Inggris lebih cepat hingga 50 persen dan lebih berbahaya.

“Tapi belum ada bukti ilmiah,” ujar Sonny.

Ketiga, pengaruh virus ke tingkat keparahan penyakit. Satgas Covid-19 masih melakukan pengamatan terhadap virus yang bermutasi. Karena itu, Sonny belum bisa berbicara banyak.

Keempat, efek virus terhadap efikasi atau kemanjuran vaksin. Satgas Covid-19 menerima laporan yang menyebut varian Inggris menurunkan kemampuan antibodi dari menetralisasi virus. Sementara itu, varian B1351 dari Afrika Selatan disebut menurunkan efikasi vaksin.

“Tapi kita belum menerima hasil kajian resmi. Ini masih dalam pengamatan dan perkiraan,” tutur Sonny.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait