#KEMENAG#ARABSAUDI#IBADAHUMRAH

Empat Bekal Meraih Haji Mabrur

Empat Bekal Meraih Haji Mabrur
Jemaah calon haji (JCH) Indonesia mengikuti bimbingan ibadah di Makkah. Dok MCH 2022


Makkah (Lampost.co) -- Mabrur berasal dari bahasa Arab 'barra-yaburru-barran', artinya taat dan berbakti. Dalam kamus Arab-Indonesia, mabrur adalah sebutan bagi orang dengan pahala ibadah haji yang diterima oleh Allah Swt.

Konsultan Bimbingan Ibadah (Bimbad) Haji Sektor 4, Nur Achmad menyebutkan, ada empat kunci bagi seseorang untuk bisa meraih kemabruran haji. 

"Pertama, niat yang ikhlas, kemudian biaya yang halal, menjalani semua rukun wajib dan sunah dalam haji, dan yang terakhir menjaga diri atau menjauhi kemaksiatan," kata dia, di Makkah, Senin, 27 Juni 2022. 

Sosok yang karib disapa Cak Mad itu menjelaskan, segenap perbuatan yang termasuk larangan saat berhaji adalah rofats atau mengumbar kata-kata kotor, fusuq (perilaku tidak baik), dan jidal (berdebat dan berkelahi). 

"Intinya menjaga kebersihan hati, perkataan, dan perilaku," kata dia. 

Baca juga: Tiga Tantangan Terberat Berhaji 

Cak Mad mengatakan, bimbingan ibadah haji ini merupakan bagian dari fasilitas yang diberikan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) demi menguatkan semangat dan tujuan jemaah di Tanah Suci. 

"Visitasi dan edukasi juga berisi informasi tentang tiga layanan jemaah haji, yakni akomodasi, konsumsi, dan transportasi. Lalu  ada pula imbauan tiga bekal pendukung utama berupa keamanan (diri, barang, dan lingkungan), kesehatan, dan bekal teknis" ungkap dia. 

Edukasi jemaah dilakukan tim konsultan dari Bimbad dan juga tim kesehatan. Menurut Cak Mad, bimbingan juga dilakukan untuk menambal pengetahuan yang tidak sempat didapat jemaah selama manasik haji. 

"Sehingga bimbingan dan edukasi ini menjadi penting," kata dia. 

 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait