#LAMPUNG

Ekspor Provinsi Lampung Oktober 2022 Meningkat 15,90 Persen

Ekspor Provinsi Lampung Oktober 2022 Meningkat 15,90 Persen
Kepala BPS Provinsi Lampung Endang Retno Sri Subiyandani. Tangkapan layar YouTube BPS Lampung


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, Endang Retno Sri Subiyandani dalam keterangan resminya menyampaikan, nilai ekspor Provinsi Lampung pada Oktober 2022 mencapai US$639,77 juta, miningkat sebesar US$87,77 juta atau naik 15,90 persen dibandingkan September 2022, US$552,00 juta.

Sementara nilai impor Provinsi Lampung pada Oktober 2022 mencapai US$196,28 juta, mengalami penurunan sebesar US$206,22 juta atau turun 51,24 persen dibanding September 2022 yang tercatat US$402,50 juta.

"Perkembangan ekspor terdapat sepuluh golongan barang utama ekspor Provinsi Lampung pada Oktober 2022 yaitu lemak dan minyak hewan/nabati, batu bara, kopi, teh, rempah-rempah, ampas/sisa industri makanan, olahan dari buah-buahan/sayuran, bubur kayu/pulp, ikan dan udang, berbagai produk kimia, gula dan kembang gula, serta daging dan ikan olahan," kata dia, Kamis, 01 Desember 2022.

Negara utama tujuan ekspor Provinsi Lampung pada Oktober 2022 adalah Tiongkok, Italia, India, Amerika Serikat, Pakistan, Korea Selatan, Jepang, Thailand, Selandia Baru, dan Afrika Selatan.

Ekspor menurut sektor selama sebulan terakhir terjadi peningkatan pada sektor industri pengolahan naik sebesar 16,67 persen, pertambangan dan lainya naik sebesar 22,96 persen, sedangkan pertanian turun sebesar 2,30 persen.

Kemudian mengenai perkembangan impor, nilai impor Provinsi Lampung pada Oktober 2022 mencapai US$196,28 juta, mengalami penurunan sebesar US$206,22 juta atau turun 51,24 persen dibanding September 2022 yang tercatat US$402,50 juta. Nilai impor Oktober tersebut mengalami peningkatan US$96,32 juta atau naik 96,35 persen jika dibanding Oktober 2021 yang tercatat US$99,96 juta.

"Negara pemasok barang impor ke Provinsi Lampung pada Oktober 2022 antara lain, Nigeria US$86,13 juta, Australia US$31,52 juta, Amerika Serikat US$12,82 juta, Brazil US$12,1 juta, Argenti na US$11,92 juta, Fed Russia US$9,23 juta, Tiongkok US$8,71 juta, Malaysia US$5,96 juta, Singapura US$3,63 juta, dan Taiwan US$2,55 juta," ujar dia.

Nilai impor pada Oktober 2022 dibanding September 2022 untuk bahan baku penolong turun sebesar 51,90 persen, sedangkan barang modal naik 92,03 persen, barang konsumsi naik sebesar 6,59 persen.

Pihaknya menjelaskan, nilai ekspor Provinsi Lampung pada Oktober 2022 mencapai US$639,77 juta, lebih tinggi dari nilai impor Oktober 2022 sebesar US$196,28 juta. Kondisi ini menjelaskan bahwa neraca perdagangan luar negeri Provinsi Lampung pada Oktober 2022 mengalami surplus sebesar US$443,49 juta.

"Surplus neraca perdagangan Provinsi Lampung pada Oktober 2022 diperoleh dari negara yang tergabung dalam Uni Eropa sebesar US$128,86 juta, negara di Kawasan ASEAN sebesar US$49,55 juta, sepuluh negara utama lainnya sebesar US$24,75 juta, serta kelompok negara lainnya sebesar US$240,34 juta," ujar Endang.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait