Terminalsengketa

Eks Terminal Kemiling Disengketakan

Eks Terminal Kemiling Disengketakan
Tumpukan Batu di lahan bekas terminal Kemiling. Lampost.co/MTVL/Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Eks Terminal Kemiling dengan lahan seluas 5.200 meter persegi kembali bersengketa. 

Pantauan Lampost.co, di lokasi tersebut terdapat tumpukan batu besar dengan banner bertuliskan 'tanah ini milik subroto berdasarkan Putusan Pengadilan 25/Pdt.G/2020/PN Tjk.

Menurut kuasa hukum pemilik tanah, David Sihombing, kliennya pemilik sah dari tanah tersebut. “Tanah itu sah punya Subroto, semua dokumen kepemilikannya lengkap. Justru Pemda yang tidak bisa membuktikan kepemilikan tanah itu,” ujarnya, Jumat, 22 Januari 2021.

Selain itu, dia justru mempertanyakan Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung yang menutup salah satu ruas jalan dan mengalihkan arus lalu lintas ke tanah Subroto.

David justru mengkhawatirkan paradigma masyarakat yang menganggap pihak Subroto bekerjasama dengan petugas untuk mengambil keuntungan.

“Di pos jaga itu petugas sering ambil uang dari mobil-mobil yang lewat, nanti dikiranya bagi dua hasilnya sama Subroto. Itu juga pungutan nggak tau setornya kemana,” kata dia.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, Ahmad Husna mengatakan persoalan lahan sudah dilaporkan ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). “Itu tanah punya kota sejak 1985 dan sekarang sedang diurus BPKAD bidang aset,” ujarnya.

Husna mengklaim, pihak Subroto dalam hal kepemilikan tanah hanya sepihak tanpa adanya pemberitahuan ke pemerintah kota Bandar Lampung. "Atas kepemilikan perorangan juga kami belum pernah lihat, tapi sudah dilaporkan ke ke polisi juga. Jadi nanti tinggal tunggu proses dan reaksi dari pemda saja,” kata dia.

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait