#gameonline#esport

E-Sport Lampung Harus Bisa Bersaing di Tingkat Nasional

E-Sport Lampung Harus Bisa Bersaing di Tingkat Nasional
Game online yang dilaksanakan PB E-Sport Lampung, Minggu, 9 Agustus 2020.Dok.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- E-Sport atau game online saat ini memang menjadi salah satu yang paling digandrungi anak muda khususnya pemuda di Lampung. Dalam mendukung  geliat dan antusiasme pemuda, PB E-Sport melaksanakan kompetisi game online di lima kota/ kabupaten di Lampung.

Pengurus Besar (PB) Esport Lampung melaksanakan kompetisi game online, di antaranya PUBG, Mobile Legend, dan PS4 2020 secara serentak di Bandar Lampung, Kalianda, Metro, Kotabumi, dan Pringsewu. Adapun tujuan kegiatan lomba ini, sebagai ajang pertunjukan kemampuan gamers asal Sang Bumi Ruwa Jurai dalam pertarungan.

“Tujuan lomba ini untuk melihat gamers yang memiliki potensi dan nantinya akan disaring ke tingkat nasional bahkan sampai internasional,” ujar Ketua Harian E-Sport Lampung, Iqbal Ardiansyah, Minggu, 9 Agustus 2020.

Iqbal menambahkan saat ini animo para gamers di Lampung cukup besar yang dibuktikan dengan besarnya peserta yang mengikuti E-Sport Championship ini. “Untuk Bandar Lampung saja saat ini diikuti lebih dari 125 peserta, yang terbagi dalam tim dan menjalankan permainkan yang beragam. Ada PUBG, Mobile Legends hingga PES," ujarnya.

Dia menambahkan E-Sport Championship juga akan digelar di empat kabupaten/kota, yaitu Kotabumi, Kalianda, Metro, dan Pringsewu yang akan dilaksanakan pada minggu depan. “Minggu depan dilanjutkan lomba dengan harapan akan muncul gamers andal dari kabupaten,” katanya.

Ketua KNPI Bandar Lampung itu juga menyatakan para juara dari lima daerah itu akan diikutkan pada lomba tingkat provinsi. “Untuk juara 1 sampai 8 dari lima kabupaten/ kota itu akan kami lombakan kembali untuk tingkat provinsi. Rencananya lomba itu akan kami gelar September mendatang,” katanya.

Iqbal menjelaskan e-sport akan berupaya agar diakui sebagai salah satu cabang olahraga dan bernaung di bawah KONI. “Akhir Agustus 2020 ini kami upayakan e-sport akan diakui sebagai cabang olahraga dan bernaung di bawah KONI,” katanya.

Selain itu juga pada 2022 e-sport akan dilombakan di Asian Games, sedangkan 2024 dilombakan di Olimpiade. Sehingga mengharapkan ada gamers dari Lampung yang bisa berpartisipasi di kancah internasional.

"E-sport memang baru pengenalan di  Lampung dan merupakan salah satu cabang olahraga online," ujarnya. 

Untuk merangsang gairah gamers, pihaknya ke depan akan lebih giat lagi dalam menaungi pembinaan atlet. Sehingga diharapkan nantinya atlet Lampung akan go-nasional bahkan internasional. "Harapan cukup besar bagaimana gairah anak muda dalam e-sport bisa tersalurkan, bukan hanya game yang tidak tahu arah tapi sebagai prestasi," katanya. 

Adapun harapan dari PB E-Sport ini, Lampung dan kabupaten/ kota dapat menunjukkan prestasi serta mampu membawa harun nama daerah. "Tak hanya pemerintah saja, swasta juga yang telah mendukung kami ucapkan terima kasih," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...




Komentar


Berita Terkait