#LAMPUNG#MOBILLISTRIK#SPKLU

Dukung Kebijakan Penggunaan Mobil Listrik, Pemprov Harap Ada Penambahan SPKLU di Lampung

Dukung Kebijakan Penggunaan Mobil Listrik, Pemprov Harap Ada Penambahan SPKLU di Lampung
Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung mendukung kebijakan penggunaan mobil listrik sebagai kendaraan dinas aparatur sipil negara (ASN). Namun harus disertai dengan penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung Kusnardi, mengatakan dalam penerapannya, pemerintah di daerah memerlukan bantuan SPKLU sehingga selain penerapan untuk ASN, masyarakat juga bisa ikut mulai gunakan mobil listrik.

"Dengan adanya SPKLU tidak mengganggu kerja dan perjalanan dinas. Karena di Lampung sendiri SPKLU yang aktif baru tersedia di Rest Area KM 20B Tol Trans Sumatera dan Rest Area Tol Trans Sumatera Kilometer 49A dan di Jalan Soekarno Hatta, Bandar Lampung," kata dia.

Menurutnya dengan jumlah SPKLU yang masih minim akan menghambat pekerjaan khususnya ASN. Hal ini harus diperhatikan. "Di daerah juga harus ditambah dan disiapkan. Jika semua kendaraan dinas sudah pakai mobil listrik, kalau ke daerah harus ada SPKLU agar mudah dan tidak khawatir akan kehabisan daya," lanjut dia.

Meskipun persoalan SPKLU masih harus dikaji, namun jika memang harus diterapkan, Pemprov Lampung menganggap sangat memungkinkan karena beberapa kendaraan dinas ASN diadakan dengan konsep sewa.

"Untuk kendaraan dinas di Lampung untuk sekretariat sistemnya sewa, bahkan ada wacana seluruh OPD sistem sewa, ada peluang besar saat kontrak habis semua bisa konversi ke kendaraan listrik. Tapi lagi-lagi harus diperhitungkan dengan matang," kata dia.

 

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait