#kpk#unila

Dugaan Pejabat Penitip Calon Mahasiswa di Unila Didalami

Dugaan Pejabat Penitip Calon Mahasiswa di Unila Didalami
Nurul Ghufron memastikan penyidik tengah mendalami pihak pemberi/Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron/Medcom.id/Candra Yuri


Jakarta (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan banyaknya pejabat yang diduga menitipkan calon mahasiswa masuk Universitas Lampung (Unila) didalami. Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan dan anggota DPR fraksi PDIP Utut Adianto dikabarkan terlibat.

"Pihak-pihak (seperti) Utut, Zulhas dan lain-lain sebagaimana disebutkan juga menitipkan dan kemudian juga memberikan, ini semua sedang KPK dalami," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam telekonferensi yang dikutip pada Minggu, 4 Desember 2022.

Dia mengatakan pejabat yang disebut Rektor Unila Karomani memberikan uang untuk menitipkan calon mahasiswa itu dipanggil untuk dimintai keterangan. KPK masih mencari bukti tambahan untuk menguatkan 'nyanyian' Karomani.

"Intinya, pembuktian itu dari seseorang menyampaikan sesuatu, baru menjadi keterangan dan informasi saja," ujar Ghufron.

BACA JUGA: Pengacara Karomani Sebut Mendag Tak Beri Sumbangan

KPK tidak bisa memproses orang hanya karena keterangan salah satu pihak. Korps Antirasuah bakal memproses hukum siapa pun jika ditemukan bukti ikut menyuap dalam penerimaan mahasiswa baru di Unila.

"Kecuali kemudian didukung alat bukti, dengan saksi yang lain ataupun dengan pembuktian alat bukti yang lain, baru kemudian menjadi fakta hukum. Itu yang akan dikembangkan KPK," ucap Ghufron.

Karomani mengaku berkomunikasi langsung dengan sejumlah orang tua calon mahasiswa baru (maba) yang meminta bantuannya untuk diterima di perguruan tinggi negeri tertua di Lampung itu.

Dalam sidang perkara kasus dugaan suap penerimaan mahasiswa baru untuk terdakwa Andi Desfiandi, Rabu, 30 November 2022, Karomani menyebutkan sejumlah tokoh yang menitipkan anak maupun saudara mereka kepadanya untuk diterima sebagai mahasiswa Unila.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait