Koronacoronavirus

Dua Warga Tanggamus Positif Covid-19 Usai dari Bandar Lampung

Dua Warga Tanggamus Positif Covid-19 Usai dari Bandar Lampung
Dr. Eka Priyanto, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanggamus. (Dok)


KOTAAGUNG (Lampost.co) -- Usai bepergian dari zona merah, Bandar Lampung, dua orang warga Kabupaten Tanggamus terkonfirmasi positif covid-19. Dengan penambahan dua kasus itu, total ada 101 pasien positif covid-19 hingga Sabtu, 14 November 2020.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19, Eka Priyanto, mengatakan keduanya adalah Pasien 100 inisial EL (52) jenis kelamin perempuan, warga Pekon Banjarnegeri, Kecamatan Gunung Alip, dan Pasien 101 inisial EY (43) jenis kelamin perempuan, warga Pekon Sinar Semendo, Kecamatan Talang Padang.

"Pasein 100 dan pasien 101 merupakan kasus baru yang ada di kabupaten Tanggamus, pada pasien 100 dan pasien 101 mempunyai riwayat yang sama yaitu beberapa hari yang lalu telah melakukan perjalanan ke zona merah yaitu perjalanan ke Bandar Lampung," ujar Eka.

Menurut Eka, pada pasien 100 mengeluhkan panas tinggi dan lemas lalu memeriksakan diri di RS. Panti secanti lalu dilakukan serangkaian pemeriksaan diantaranya pemeriksaan RDT / Rapid tes pada pasien dengan hasil reaktif.

"Kemudian pada 13 November dilakukan pemeriksaan RT-PCR dan pada hari yang sama hasil dari RT-PCR positif SARS CoV 2. Lantas Pasien 100 dilakukan perawatan di ruang isolasi RSUD Bathin Mangunang untuk mendapatkan penanganan atau tindakan lebih lanjut," katanya.

Sedangkan pada pasien 101 sepulangnya dari zona merah mengeluhkan mual dan badan panas kemudian datang memeriksakan diri ke RS. Surya Asih dan dilakukan seragkaian pemeriksaan diantaranya pemeriksaan swab/RT-PCR.

"Pada hari yang sama 13 November 2020 hasil dari RT-PCR positif SARS CoV 2. Atas dasar tesebut untuk menghindari penularan yang lebih meluas pada pasien dilakukan isolasi di RS. Pringsewu," terang Eka.

Langkah-langkah atau tindak lanjut yang akan dilakukan, Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Tanggamus, akan melakukan tracing lanjutan, dilakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan pasien dan melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

"Melaksanakan protokol kesehatan dan disiplin yang ketat adalah upaya yg bisa kita lakukan secara bersama sama untuk memutuskan rantai penularan covid-19 ini. kalau kita bisa melaksanakan protokol kesehatan ini maka kita bisa menjadi aman, kita akan terlindung dari kemungkinan tertular," imbaunya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait