#korupsi#PTLJU

Dua Tersangka Korupsi PT LJU Segera Disidang Meski DPO

Dua Tersangka Korupsi PT LJU Segera Disidang Meski DPO
Kejaksaan Tinggi Lampung. Dok Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Lampung terus merampungkan berkas perkara kasus korupsi BUMD Provinsi Lampung, PT Lampung Jasa Utama (LJU). Meski, kedua tersangka masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Bahkan penyidik telah melaksanakan pelimpahan tahap II ke jaksa penuntut umum. Pelimpahan dan persidangan nanti dilakukan secara In Absentia atau tanpa kehadiran tersangka.

Baca juga: Selalu Mangkir, Kejati Akan Umumkan Tersangka Korupsi PT LJU di Koran

Kedua tersangka yakni Direktur Utama BUMD Provinsi Lampung, PT Lampung Jasa Utama (LJU), Andi Jauhari Yusuf; dan pihak swasta atau rekanan, Alex Jayadi.

"Hari ini melimpahkan tersangka (in absentia) dan barang barang bukti, atau pelimpahan perkara Tahap 2 kasus dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh pengurus BUMD PT Lampung Jasa Utama yang diduga dalam pengelolaan keuangannya terdapat beberapa indikasi korupsi untuk tahun anggaran 2016, 2017 dan 2018, atas nama tersangka AJY dan AJ di Kejaksaan Negeri Bandar Lampung," kata Kasipenkum Kejati Lampung, I Made Agus Putra, Kamis, 20 Januari 2022.

Made memaparkan, berdasarkan laporan audit kerugian keuangan negara sebesar Rp3.158.671.737.000. Pelimpahan  tahap II dilakukan setelah jaksa penyidik Kejaksaan Tinggi Lampung melakukan penelitian syarat formil, materiil dan menyatakan berkas perkara kasus korupsi tersebut telah lengkap atau P-21.

"Dua Tersangka yang diserahkan ini merupakan mantan Direktur PT. Lampung Jasa Utama dan PT. Raja Kuasa Nusantara yang dimana dua tersangka tersebut sampai hari ini masih belum diketahui keberadaannya dan masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh Kejaksaan Tinggi Lampung atas nama AJY dan AJ," paparnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait