#BNNPLampung#sabu#PK#terpidana

Dua Terpidana Kasus Sabu Ajukan PK

Dua Terpidana Kasus Sabu Ajukan PK
Ilustrasi Medcom


Bandar Lampung (Lampost.co)-- Dua terpidana peredaran narkoba seberat 41,6 kg yakni Hatami (35) warga Telukbetung Selatan dan Supriyadi (35) mengajukan permohonan kasasi ke Mahkamah Agung.


Penelusuran Lampost.co dari laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara - SIPP PN Tanjungakarang, mereka mengajukan kasasi pada 31 Mei 2022 lalu. Humas PN Kelas  IA Tanjungkarang, Hendri Irawan membenarkan pengajuan PK tersebut. "Ia benar," ujarnya.

Hendri mengatakan, pihak PN Kelas IA Tanjungkarang masih menyunsun komposisi hakim dan jadwal sidang PK tersebut. Dalam peninjauan kembali tersebut, pihak termohon yakni Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roosmam Yusa. "Nanti sedang dicek," katanya.

Baca Juga : Pengedar Sabu Curi Celengan di Rumah Kosong Bandar Lampung

Diketahui, Hatami dan Supriyadi, terlibat peredaran narkoba bersama dua pelaku lainnya, yakni Suhendra dan Jefri Susandi.

Hatami dan Supriyadi serta dua pelaku lainnya yakni, Jepri Suasndi dan Suhendra, divonis mati pada 6 Juni 2020 yang lalu. Keduanya pun mengajukan banding, namun Hakim PT Tanjungkarang menguatkan putusan PN Tanjungkarang pada 7 September 2020.

Keduanya pun mengajukan Kasasi, ke Mahkamah Agung. Kemudian putusan di tingkat kasasi keluar pada 25 Mei 2021.

Hakim MA memperbaiki putusan di PT Tanjungkarang, sehingga keduanya dijatuhi pidana seumur hidup.

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung menembak mati pengedar sabu asal Aceh. Selain mengamankan 41,6 Kg sabu, petugas juga menangkap lima tersangka lainnya.

Kepala BNNP Lampung Brigjen Ery Nursatari mengatakan pelaku atas nama Irfan Usman terpaksa ditembak karena berusaha melarikan diri.

Sementara lima tersangka yang diamankan yakni, Hatami alias Tami alias Iyong (33), warga Telukbetung Selatan diduga sebagai pengendali gudang, Supriyadi alias Udin (33), warga Telukbetung Selatan sebagai pengendali kurir.

"Kasus ini diungkap pada 4 Desember 2019. Berawal dari informasi masyarakat bahwa akan ada barang yang dikirim dari Aceh dan akan diterima oleh kurir yang ada di Lampung," kata dia.

EDITOR

Dian Wahyu K


loading...



Komentar


Berita Terkait