#viruscorona#wabahcorona#beritalampung#belajardaring

Dua Sekolah di Lambar Kembali Belajar Daring Imbas Munculnya Kasus Baru Covid-19

( kata)
Dua Sekolah di Lambar Kembali Belajar Daring Imbas Munculnya Kasus Baru Covid-19
Kepala Dinas Pendidikan Lampung Barat, Bulki. Lampost.co/Eliyah


Liwa (Lampost.co): Akibat munculnya kasus baru Covid-19 di wilayah Lampung Barat, dua sekolah di wilayah setempat terpaksa harus kembali menerapkan belajar secara daring (dalam jaringan) dari rumah hingga waktu yang belum ditentukan.

Kedua sekolah yang sistem belajar dan mengajarnya dikembalikan secara daring atau dari rumah itu adalah SDN 1 Fajarbulan dan SDN 2 Fajarbulan, Kecamatan Way Tenong, Lampung Barat.

Kegiatan KBM di dua sekolah itu dikembalikan secara daring setelah melakukan tatap muka sejak 24 Agustus lalu dikarenakan salah satu siswanya yang masih kelas I terpapar covid-19 bersama ibu dan neneknya berdasarkan hasil swab.

Siswa itu terpapar covid-19 bersama keluarganya setelah melakukan perjalanan ke Cimahi, Jawa Barat.

Kepala Dinas Pendidikan Lampung Barat, Bulki, mengatakan kegiatan KBM kedua sekolah itu telah dikembalikan secara daring mulai sejak pihaknya mendapat laporan jika ibunya positif covid-19.

"Laporan hasil pemeriksaan pasien itu baru diketahui pada Kamis (27 Agustus 2020) sore dan mulai hari Jumat (28 Agustus 2020) anak-anak memang sudah tidak sekolah lagi," kata dia.

Jadi, lanjut dia, sejak pihaknya mendapat kabar bahwa salah satu siswa terjangkit covid-19, maka saat itu juga pihaknya minta agar SDN1 Fajarbulan tempat anak tersebut bersekolah untuk memberlakukan kembali belajar secara daring.

"Kemudian SDN 2 juga dikembalikan secara daring dikarenakan gedung sekolah SDN1 dan SDN2 itu ada dalam satu lokasi dengan posisi gedungnya hanya berhadap-hadapan," kata Bulki.

Menurutnya kegiatan KBM dikembalikan secara daring bagi kedua sekolah itu dilaksanakan sampai batas yang belum ditentukan, karena menunggu sampai siswa yang terkonfirmasi covid-19 itudinyatakan benar-benar sembuh berdasarkan hasil pemeriksaan swab.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait