Covid-193mponpes

Dua Ponpes di Lampura jadi Kluster Covid-19

Dua Ponpes di Lampura jadi Kluster Covid-19
Ilustrasi.Dok


KOTABUMI (Lampost.co) -- Sebanyak dua pondok pesantren di Lampung Utara menjadi kluster penyebaran covid-19. Sekretaris Posko Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampura, Maya Manan, sekaligus Plt Kepala Dinas Kesehatan mengatakan pihaknya masih melakukan tracking di tempat-tempat terjadi penularan dalam suatu lingkungan. 

Hasilnya ada dua ponpes di Kecamatan Abung Selatan, yakni ponpes Walisongo dan Darul Khair Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi. "Kalau untuk cluster pondok pesantren, ditempat kita ada dua tempat. Selain di pondok pesantren di Kecamatan Abung Selatan, "kata dia.

Menurut Maya saat ini pihaknya tengah melakukan pengecekan terhadap kluster baru pondok pesantren yakni 3 santri terpapar covid-19. 

"Kalau di Walisongo selesai tracking, tapi masih mendalami di wilayah Kecamatan Kotabumi. Kalau perkembangan kasus, masih belum ada peningkatan. Namun, jangan sampai lengah. Mari sama-sama tegakkan disiplin protokol kesehatan," terangnya.

Plt Kabid P2 Dinkes Lampura, Dian Mauli menambahkan hingga kini satgas percepatan penanganan covid-19 mencapai 50 orang. Untuk itu pihaknya terus melaksanakan pemantauan di lapangan, guna memastikan kesehatan di instistusi pendidikan itu.

"Tim satgas, terus melakukan tracking guna memastikan keadaan benar-benar steril dan tim masih bekerja, melakukan swabtest kepada mereka yang diduga melakukan kontak," tambahnya.

Terkait masalah vaksin, saat ini pihaknya masih dalam tahap persiapan. Sebab, prosesnya melalui tahapan panjang. Mulai dari sosialisasi hingga persiapan lainnya. Baru kemudian dapat dijalankan di lapangan.

Sebelumnya, kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Lampung Utara mengalami penambahan dua kasus baru, Selasa, 15 Desember 2020 sehingga total mencapai 441 kasus. Untuk pasien selesai diisolasi mencapai 364 orang, 

"Kematian ada 8 kasus atau tetap belum ada penambahan," kata dia.

Menurut Maya, untuk warga yang melakukan perjalanan belum ada penambahan. Terdapat 123 orang, 18 orang dalam pantauan dan 105 orang selesai mengikuti isolasi sesuai arahan pemerintah.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait