#poldalampung#khilafah#radikalisme

Dua Petinggi Khilafatul Muslimin di Lampung Jadi Tersangka 

Dua Petinggi Khilafatul Muslimin di Lampung Jadi Tersangka 
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi saat diwawancarai usai penggeledahan kantor Khilafatul Muslimin, Bandar Lampung, Sabtu, 11 Juni 2022. (Lampost.co/Salda Andala)


Bandar Lampung (Lampost.co)-- Polda Metro Jaya menetapkan dua petinggi Khilafatul Muslimin di Lampung menjadi tersangka. Kedua orang tersebut yakni Abdul Azis dan Imran.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengatakan kedua tersangka itu berperan sebagai pelaksana operasional organisasi Khilafatul Muslimin. 

"Kedua inisial AA dan IM, turut membantu pimpinan tertinggi Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Hasan Baraja,"katanya usai penggeledahan kantor pusat Khilafatul Muslimin, Jalan WR. Supratman, Kelurahan Bumiwaras, Kecamatan Bumiwaras, Bandar Lampung, Sabtu, 11 Juni 2022. 

Pihaknya juga membawa barang bukti berupa buku-buku ajaran yang bertentangan dengan ideologi Pancasila atau Undang-Undang Dasar 1945. 

Baca juga: Puluhan Buku Radikalisme Diamankan di Kantor Khilafatul Muslimin Lampung

Selain itu, pihaknya mengamankan uang miliaran rupiah dari kantor Khilafatul Muslimin dan disaksikan tokoh masyarakat setempat. 

"Uangnya diduga untuk operasional jumlahnya miliaran rupiah. Kami juga berterimakasih kepada tokoh masyarakat, TNI-Polri yang turut membantu kelancaran ini,"ujar Kombes Hengki.

Ia melanjutkan dalam penyidikan ini Polda Metro Jaya akan melakukan pemeriksaan secara berkesinambungan. 

"Lebih jelasnya nanti akan kami pres rilis di Polda Metro Jaya,"kata Kombes Hengki.

Diberitakan sebelumnya, Polri telah menetapkan lima orang dari kelompok Khilafatul Muslimin sebagai tersangka. Kelima tersangka itu masing-masing ditangkap tiga Polda. Pertama, Polda Jateng menetapkan tiga tersangka, Polda Metro menetapkan satu tersangka, dan Polda Jatim menetapkan satu tersangka. 

 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait