lambar

Dua Petani Lambar Juara Uji Cita Rasa Kopi Robusta

Dua Petani Lambar Juara Uji Cita Rasa Kopi Robusta
Dua petani asal Lambar juara uji citarasa kopi robusta. Dok.Disbunnak Lambar


LIWA (Lampost.co) -- Dua petani asal Lampung Barat meraih juara pertama dan ketiga dalam kegiatan lomba uji cita rasa kopi robusta Lampung yang diselenggarakan oleh Koperasi Fine Robusta di Bandar Lampung Sabtu, 21 November 2020.

Kedua warga itu adalah Kasyanto petani asal Pekon Batukebayan, Kecamatan Batuketulis, Lambar dengan score 88,88. Ia menjadi juara pertama pada kategori  
Natural proses.

Sementara rekanya Rahmat Hengki Putra asal Pekon Bedudu Kecamatan Belalau, Lambar meraih juara III pada kategori  honey proses dengan score 78.38.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Lambar Agustanto Basmar, Minggu (22/11/20), mengatakan ada enam petani Lambar yang masuk 10 besar pada dua kategori lomba citarasa kopi itu.

Dari enam peserta itu, dua diantaranya berhasil menduduki juara I dan III yaitu Kasyanto menduduki urutan pertama (juara I) pada kategori natural proses. Kemudian Rahmat pada kategori honey proses mendapat juara ketiga.

Lalu tiga peserta asal Lambar yang masuk 10 lainya antara lain Ishak Gunawan asal Belalau berada pada urutan ke-4 dan Bejo Nugroho asal Way Tenong urutan ke-8 kategori natural proses.

Kemudian pada kategori honey proses Rahmat mendapat juara III. Sedangkan rekanya Repqi Albana asal Belalau masuk urutan 5 dan Nana Permana asal Kebuntebu urutan ke-9.

"Setelah mengikuti proses lanjutan Kasyanto mendapat juara I kategori Natural proses dan Rahmat mendapat juara III kategori honey proses," kata Kadisbunnak Lambar Agustanto Basmar.

Agus menambahkan, kegiatan lomba citarasa ini merupakan salahsatu bahan pembelajaran dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas kopi yang dihasilkan oleh petani di Lambar.

Melalui kegiatan ini, kata Agus, petani akan banyak mengetahui tentang bagaimana mutu dan kualitas kopi yang dihasilkan petani. Sebab pada lomba tersebut, setiap biji kopi yang disertakan akan diukur tingkat kekeringan (kadar airnya) maupun kualitas secara fisiknya.

Karena itu ia berharap, hasil dari penilaian uji cita rasa kopi ini kedepan akan semakin memotivasi para petani untuk menghasilkan kopi yang bercitarasa yang khas dan mantap sehingga disenangi para penggemar kopi. 

Untuk mendapatkan kopi yang bercitarasa khas dan disukai banyak orang itu tentunya adalah dengan terus menjaga mutu dan kualitasnya. Guna membangkitkan semangat petani agar mampu menghasilkan kopi yang berkualitas dan bermutu maka pihaknya juga akan terus melakukan pembinaan.

Sebab untuk mendapatkan biji kopi yang berkualitas dan bermutu sehingga memberikan citarasa yang khas tentunya harus diperlakukan sejak awal hingga pasca panen.

Melalui pembinaan yang terus dilakukan itu, maka pihaknya yakin kopi robusta di Lampung Barat ini akan mampu menembus tingkat nasional dan internasional.

Menurutnya, tanaman kopi robusta petani di Lambar berada pada kondisi geografis dengan iklim yang spesifik. Karenanya hasilnya memberikan aroma dan citarasa yang khas sehingga keberadaanya cukup menarik bagi para penyuka minuman kopi.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait