#HUKUM#BERITALAMPUNG

Dua Penjual Motor Bodong dan Pemalsu Surat Kendaraan Divonis Lima Bulan Penjara

Dua Penjual Motor Bodong dan Pemalsu Surat Kendaraan Divonis Lima Bulan Penjara
Majelis hakim menandatangani berkas vonis dua penjual motor bodong dan pemalsu surat kendaraan. Lampost.co/Asrul S Malik.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dua terdakwa penjual motor bodong yakni Apkorisan (22) dan Andi Jatra (37), warga Jalan Adi Sucipto, Kebun Jeruk, Tanjungkarang Timur, divonis lima bulan penjara, oleh majelis Hakim di PN Kelas IA Tanjungkarang, pada Kamis, 17Juni 2021. Ketua majelis hakim Fitri Ramadhan menyatakan keduanya bersalah melanggar Pasal 480 ke-1 KUHP jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

"Menyatakan Terdakwa I Andi Jatra Wijaya  dan Terdakwa II Apkorisan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana bersama-sama melakukan penadahan sebagaimana  dalam dakwaan tunggal. Menjatuhkan pidana kepada Para Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara masing-masing selama  5 bulan penjara," ujar Hakim Fitri Ramadhan.

Terhadap vonis tersebut, keduanya sepakat menerima dan tidak mengajukan upaya banding. Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tri Buana Mardasari, yakni delapan bulan penjara.

Dalam persidangan terdakwa Andi Jatra mengaku, sudah pernah membeli sepeda motor dengan harga murah dari terpidana Zulkarnaen, warga Lampung Timur yang membeli motor curian tersebut Rp 7,5 juta dari seseorang. Lalu pada 1 Maret 2021, Zulkarnaen mengantarkan motor Yamaha Nmax 2017 putih tanpa surat-surat yang merupakan hasil curian. Zulkarnaen menjual motor tersebut ke Andi dengan harga Rp7,5 juta.

Kemudian, Andi menyuruh Apkorisan yang merupakan saudaranya untuk menjual motor tersebut Rp10 juta. Jika terjual, Apkorisan akan diberikan uang Rp300 ribu. Selanjutnya, Apkorisan memosting motor tersebut di Facebook via akun palsunya dengan nama Aditya seharga Rp11,2 juta. Ketika Apkorisan hendak bertemu dengan calon pembeli, pada 6 Maret 2021, ia pun ditangkap Satreskrim Polresta Bandar Lampung.

Diberitakan sebelumnya, pemalsu surat-surat kendaraan bermotor bernama  Zulkarnaen  (66), warga Adirejo, Kecamatan Jabung, Lampung Timur, divonis empat tahun penjara oleh Majelis Hakim PN kelas IA Tanjungkarang, Selasa, 15 Juni 2021.


 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait