pecahkaca

Dua Pelaku Pecah Kaca Dibekuk, Satu PNS DPO

Dua Pelaku Pecah Kaca Dibekuk, Satu PNS DPO
Ilustrasi. Foto: Google Images


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Satreskrim Polresta Bandar Lampung menangkap dua pelaku spesialis pencurian dengan modus pecah kaca dengan korban yang baru keluar dari bank mengambil uang. 

Keduanya BF (22) dan AK (20), warga OKI Sumatera Selatan, ditangkap pada Minggu (6/12/2020) di tempat persembunyian mereka di Kemiling. 

Aksi terakhir mereka terjadi pada 6 Desember 2020 di Perumahan Citra Garden, Telukbetung Barat, usai menggasak uang dan perhiasan dengan total kerugian mencapai 40 juta. 

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Resky Maulana mengatakan komplotan tersebut berjumlah 6 orang. "Dua pelaku berhasil kita tangkap, usai melakukan sejumlah penyelidikan," ujarnya, Jumat (11/12/2020). 

Saat penangkapan, sebenarnya di tempat persembunyian mereka terdapat 6 orang pelaku. Namun MN, BBN, AAN, dan HY yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) Pesawaran. 

Peran oknum PNS ini menampung komplotan asal Sumatera Selatan tersebut di Bandar Lampung. Dalam beraksi komplotan tersebut membagi tugas. BF mengawasi sekitar dan AK menggasak uang yang berada di dalam mobil usai kaca dipecahkan. 

"Peran HY (oknum PNS, DPO) ini siapkan tempat tinggal, pantau kondisi bank, sampai siapkan peralatan," paparnya. 

Selain dengan komplotan tersebut, ternyata HY juga tergabung dengan komplotan lain asal Kayu Agung, dan berhasil menggasak uang Rp650 juta di depan Pom Bensin ZA Pagar Alam. 

Dari hasil pemeriksaan, rupanya pencurian pecah kaca yang terjadi di Bandar Lampung merupakan perbuatan komplotan tersebut. "Dari 6 TKP, total kerugian seluruh korban mencapai 800 juta," paparnya. 

Para pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun penjara. 

 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait