#pilkada#pilkadalamsel#tesswab

Dua Pasangan Calon Kepala Daerah Lamsel Ikuti Tes Swab 

( kata)
Dua Pasangan Calon Kepala Daerah Lamsel Ikuti Tes Swab 
Ilustrasi.Dok.Lampost.co


Kalianda (Lampost.co) -- Sehari menjelang pendaftaran, dua pasangan calon kepala daerah dan wakil daerah yang akan mengikuti Pilkada Lampung Selatan 2020 telah melakukan tes swab di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), Kamis, 3 September 2020. Kedua pasangan tersebut adalah Hipni dan Melin Haryani Wijaya yang diusung PAN, Gerindra, dan PKB serta Toni Eka Chandra (TEC)-Antoni Imam yang diusung Partai Golkar, PKS, dan Partai Demokrat.

Saat dikonfirmasi Lampost.co, liaison officer (LO) pasangan Hipni-Melin, Jauhari, mengatakan pasangan Hipni-Melin telah melakukan tes swab di RSUDAM. Pertama, mengikuti tes swab pada sekitar pukul 09.00 WIB. 

"Kemudian, sekitar pukul 10.00 WIB bakal calon bupati Hipni yang ikuti tes swab. Insya Allah, hasilnya terbit sore ini atau besok pagi, 4 September 2020," kata dia melalui sambungan telepon, Kamis, 3 September 2020.

Sedangkan, LO bakal calon wakil bupati Antoni Imam, Alan Muhar mengatakan pasangan TEC-Antoni juga sudah melakukan tes swab di RSUDAM. Sedangkan, untuk hasilnya akan diketahui besok, Jumat, 4 September 2020.

"Alhamdulillah, tadi siang Pak TEC dengan Pak Antoni Imam sudah tes swab di RSUDAM. Insya Allah, besok hasilnya sudah ketahuan," kata dia.

Berita terkait: Bakal Calon Kepala Daerah Jalani Test Swab

Terpisah, LO pasangan calon Nanang Ermanto dan Pandu Kesuma Dewangsa, Edi Setiawan, belum bisa dihubungi untuk mengkofirmasi terkait tes swab dari bakal calon wakil bupati. Sebab, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon tidak merespons dan melalui pesan WhatsApp tidak membalas.

Sebelumnya, Ketua KPU Lampung Erwan Bustami meminta para calon melakukan tes swab di RSUDAM dengan biaya yang telah ditetapkan bersama Rp1.591.500. Pelaksanaan swab tersebut dilakukan sebelum mendaftarkan diri ke kantor KPU pada Jumat-Minggu, 4-6 September 2020.

“Apabila nanti ada salah satu pasangan calon yang terkonfirmasi positif Covid-19, mereka masih dapat mendaftar sebagai calon kepala daerah ke KPU tanpa harus datang langsung ke kantor. Jadi tetap bisa mendaftar dengan memberikan surat keterangan ke pasangannya atau partai politik pengusung,” katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...


Berita Terkait



Komentar