kecelakaanlakalantas

Dua Motor Adu Banteng di Tuba, 1 Orang Tewas dan 2 Kritis

Dua Motor Adu Banteng di Tuba, 1 Orang Tewas dan 2 Kritis
DN, korban meninggal dunia akibat motor yang dikendarai terlibat lakalantas. (Polsek).


MENGGALA (Lampost.co) -- DN (16), pelajar warga Jalan Pisang, Kampung Gedungkarya Jitu, Kecamatan Rawajitu Selatan, Tulangbawang tewas di tempat usai kendaraan roda dua yang dikendarainya terlibat kecelakaan.

Sementara dua orang lainnya mengalami kritis, dan saat ini tengah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit yang berada di Bandar Lampung.

Kapolsek Rawajitu Selatan Iptu Wagimin mengatakan, peristiwa kecelakaan yang merenggut satu korban jiwa itu terjadi pada Minggu malam, 15 November 2020.

"Kejadian naas yang melibatkan dua kendaraan roda dua itu, terjadi sekira pukul 19.30 WIB di jalan poros depan kantor FIF, Kampung Gedungkarya Jitu, Kecamatan Rawajitu Selatan, Tulangbawang," kata dia.

Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan itu, lanjut dia, yakni sepeda motor Yamaha R15 warna biru dengan sepeda motor Honda Beat warna merah.

Peristiwa itu terjadi, kata Wagimin bermula saat motor Yamaha R15 datang dari arah Pidada menuju ke Pasar Rawajitu dengan kecepatan tinggi. Sedangkan dari arah berlawanan datang motor Honda Beat yang dikendarai DN tanpa lampu.

"Korban yang meninggal dunia merupakan pengendara motor Honda Beat. Korban meninggal di tempat kejadian," kata Wagimin, Senin, 16 November 2020.

Sementara rekan yang dibonceng DN, yakni FA (17) pelajar warga jalan nangka, Kampung Gedungkarya Jitu, Kecamatan Rawajitu Selatan, Tulangbawang mengalami kritis.

Begitupula dengan pengemudi motor Yamaha R15 yakni M Nur Rohim (19) buruh warga Kampung Sidangiso Mukti, Kecamatan Rawajitu Utara, Mesuji juga mengalami kritis. Sedangkan rekan yang diboncengnya hanya mengalami luka ringan.

"Untuk FA dan M Nur Rohim karena kritis, mereka langsung di rujuk ke Bandar Lampung untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif," ujar Wagimin.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait