#ubl#beritalampung

Dua Mahasiswa UBL Diperiksa 8 Jam

Dua Mahasiswa UBL Diperiksa 8 Jam
Suasana di UBL. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dua mahasiswa Universitas Bandar Lampung (UBL), yaitu Rizky Aditya dan sultan Ali memenuhi panggilan Polresta Bandar Lampung untuk dimintai keterangan terkait laporan Wakil Rektor III UBL Bambang Hartono, Jumat, 26 Februari 2021. 

Keduanya diperiksa selama delapan jam dari pukul 10.30 WIB hingga 18.30 WIB dengan menjawab 21 pertanyaan. 

Divisi Advokasi LBH Bandar Lampung, Anugerah Prima Utama, mengatakan kedua mahasiswa tersebut diajukan sekitar 21 pertanyaan.

"Polisi menanyakan seputar peristiwa aksi demo, jumlah peserta, bagaimana jalannya, apa saja tuntutannya, dan ekspresi demonya lewat apa," ujarnya.

Dalam pemeriksaan itu, lanjut dia, seharusnya penyidik memeriksa saksi lainnya, yaitu Reno. Namun, mahasiswa tersebut berhalangan hadir karena ada keperluan. "Surat panggilannya bertiga, untuk Reno tunggu penjadwalan lagi dari penyidik," paparnya 

Sementara itu, Direktur Eksekutif LBH Bandar Lampung, Chandra Muliawan, mengatakan ketiga mahasiswa tersebut dilaporkan Wakil Rektor 3 Bambang Hartono. Sebab, demo yang digelar beberapa hari lalu dinilai ilegal karena tidak dinaungi organisasi kemahasiswaan di UBL

"Ini justru salah satu bentuk diskriminatif karena sejatinya hak untuk menyampaikan pendapat tidak terkungkung dalam suatu wadah. Melainkan hak dari setiap warga negara," ujar Chandra dalam keterangan resmi yang diterima Lampost.co.

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait