#bandarlampung#beritalampung#hukum#korupsi

Dua Koruptor Disdik Tulangbawang Dieksekusi ke Rutan Way Hui Pekan Ini

Dua Koruptor Disdik Tulangbawang Dieksekusi ke Rutan Way Hui Pekan Ini
Foto: Dok


Bandar Lampung (Lampost.co): Kejaksaan Negeri Tulangbawang telah menerima salinan putusan tingkat kasasi terhadap perkara korupsi Dinas Pendidikan (Disdik) Tulangbawang. Keduanya yakni, mantan kepala Disdik Tulangbawang Nasaruddin dan pihak swasta selaku manajer Koperasi BMW Guntur Abdul Naser.

"Sudah diterima semua (salinan putusan tingkat kasasi)," ujar Kasi Intel Kejari Tulangbawang Leonard Adiguna, Senin, 4 Juli 2022.

Dia mengatakan karena putusan sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht), maka keduanya akan segera diesekusi untuk menjalani pidana kurungan penjara pada pekan ini. "Jumat (8 Juli 2022) kami eksekusi ke Rutan Kelas I  Bandar Lampung atau Rutan Way Hui," katanya.

Baca juga: Kemenkumham Lampung Kembali Buka Besuk Napi Secara Langsung

Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi yang diajukan oleh mantan kepala Disdik Tulangbawang Nasaruddin. Perkara dengan Nomor 1350 K/Pidsus/2022 tingkat kasasi tersebut ditangani oleh Ketua Majelis Hakim Eddy Army bersama dua hakim anggota Yohanes Piryana dan Sinintha Yuliansih.

"Menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi I/terdakwa Nassarudin. Menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi II/ penuntut umum pada Kejari Tulangbawang tersebut," bunyi amar putusan di tingkat kasasi saat diakses, Lampost.co, Jumat, 1 Juli 2022.

Humas PN Tanjungkarang Hendri Irawan membenarkan putusan ditingkat kasasi telah keluar. "Iya sudah keluar," katanya.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut umum (JPU) Kejari Tulangbawang mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung atas vonis korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Dinas Pendidikan Tulangbawang Tahun Anggaran 2019, yakni mantan kepala Disdik Tulangbawang Nasaruddin dan manajer Koperasi BMW Guntur Abdul Naser.

Kasasi JPU untuk Guntur terdaftar di Mahkamah Agung dengan Nomor 1559 K/PID.SUS/2022. Sedangkan kasasi JPU untuk Nasaruddin terdaftar dengan Nomor 1350 K/PID.SUS/2022.

Kasasi diajukan oleh JPU Hendra Dwi Gunanda terhadap keduanya selaku termohon. Belakangan, putusan kasasi untuk Guntur Abdul Naser telah keluar. Majelis Hakim tingkat kasasi menolak permohonan Guntur dan memperbaiki putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Tanjungkarang.

"Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Guntur Abdul Naser oleh karena itu selama enam tahun dan pidana denda Rp400 juta dengan ketentuan bila tidak dibayar maka pidana tersebut diganti dengan pidana kurungan selama 6 enam bulan," bunyi putusan kasasi.
 

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait