gajah

Dua Korban Serangan Gajah Terima Bantuan

Dua Korban Serangan Gajah Terima Bantuan
Korban serangan gajah terima bantuan. (dok. Dinsos)


LIWA (Lampost.co) -- Dua warga Pekon Sukamarga dan Bumihantatai, Kecamatan Suoh dan Bandarnegeri Suoh, Lampung Barat yang telah menjadi korban serangan gajah liar beberapa hari lalu menerima bantuan berupa sembako dan sejumlah uang.

Kabid Sosial Dinas Sosial Lampung Barat Rega Saputra mendampingi Kadis Edi Yusuf, Jumat (25/12/2020), mengatakan dua warga penerima bantuan itu adalah Santa dan Yadi, keduanya terluka akibat diserang gajah liar pada saat melakukan upaya penggiringan.

Dari Dinas Sosial, lanjut dia, yaitu memberikan bantuan buffer stok bencana berupa sembako masing-masing beras 10 kg, mie instan 2 dus, gula 1 kg, minyak 1 kg, roti 2 pax dan telur 2 karpet. Bantuan itu langsung diserahkan kepada korban di rumahnya.

Selain dari Dinas Sosial, dari Taruna siaga bencana (Tagana) yaitu relawan bentukan Dinas Sosial dalam rangka penanggulangan bencana berbasis masyarakat kecamatan setempat, juga memberikan bantuan uang sebesar Rp1 juta. Dana itu merupakan hasil penggalangan dana dari masyarakat.

Secara bersamaan kata dia, dari Balai Besar TNBBS juga memberikan bantuan melalui Kepala UPT TNBBS Suoh Sulki berupa uang sejumlah Rp2 juta. Lalu dari WWF berupa uang sejumlah Rp5 juta untuk dua korban. Bantuan itu diserahkan Kamis (24/12/2020).

Penyerahan bantuan itu disaksikan langsung oleh aparatur Pemerintah Kecamatan Bandarnegeri Suoh, peratin Bumi Hantatai dan peratin Sukamarga, perwakilan RAPI Kecamatan Suoh dan Bandarnegeri Suoh.

Rega menyampaikan bantuan tersebut diberikan merupakan bentuk keprihatinan dan kepedulian. Pihaknya berharap agar ke depan masyarakat untuk lebih waspada dan tidak kembali melakukan penggiringan gajah tanpa adanya pendampingan dari petugas. Sebab tindakan itu sangat berbahaya. Pengalaman yang sudah terjadi ini adalah satu pembelajaran. 

 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait