#ponpapua#beritalampung

Dua Atlet Muaythai Lampung Terbaik di Training Center PB

Dua Atlet Muaythai Lampung Terbaik di Training Center PB
Dua atlet muaythai yang menjadi andalan Lampung pada PON XX 2021, Agus Dwicahyo dan Mitra Edisyah Putra Waruwu, menempati posisi pertama di masing-masing nomor andalan dalam training center Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI). Ist


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dua atlet muaythai yang menjadi andalan Lampung pada PON XX 2021, Agus Dwicahyo dan Mitra Edisyah Putra Waruwu, menempati posisi pertama di masing-masing nomor andalan dalam training center Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI). 

Agus yang menyabet emas Porwil Bengkulu 2019 lalu menjadi andalan di nomor waykrue, sementara Mitra di nomor sanda atau laga kelas 54 kg. Pemanggilan mereka berdasarkan hasil kejuaraan nasional beberapa waktu lalu. 

Khairil Anas, pelatih Muaythai Lampung, mengatakan masuknya kedua atlet itu ke training center PB merupakan keuntungan karena mereka mendapatkan penanganan yang lebih lengkap dari pelatih-pelatih nasional. Selain itu, memiliki lawan tanding yang sepadan.

“Agus dan Mitra kan sekarang peringkat satu, kami harus terus mengawasi dan menjaga agar mereka tetap di posisinya selama training center. Ini penting untuk masa depan mereka dan bisa membela Merah Putih di tingkat internasional,” Kata Charles, panggilan akrab Khairil Anas dalam keterangan tertulis ke Lampost.co, Rabu, 5 Mei 2021.

Keuntungan lainnya mereka juga akan mengikuti lawatan ke Thailand dalam rangka uji coba dan training camp oleh PB MI. “Rencananya Juli mendatang mereka akan ke Thailand. Ini kesempatan baik mereka menimba ilmu dari negeri asalnya muaythai. Tentu ini sangat positif,” ujarnya.

Charles menekankan kepada keduanya untuk menjaga semua tahapan latihan dan menghindari dari cedera sekecil apa pun. “Persaingan di sana ketat. Karena di setiap kelas ada pesaingnya sehingga mereka harus menjaga agar tetap di peringkat atas sehingga kemungkinan lolos membela Indonesia sangat besar,” katanya.

Dia menambahkan Lebaran Idulfitri menjadi kendala nonteknis bagi kedua atlet. Sebab, keduanya ingin berlebaran dengan keluarga masing-masing.

"Namun, pengurus besar mewajibkan seluruh atlet yang masuk training center tetap berada di Jakarta karena keberangkatannya pada 4 Mei. Inilah bentuk dari sebuah disiplin dan loyalitas,” kata mantan atlet peraih perak SEA Games itu.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait