#pialadunia2022

Dua Alasan yang Membuat Messi Dibenci Publik Belanda

Dua Alasan yang Membuat Messi Dibenci Publik Belanda
Selebrasi gol Lionel Messi. (FRANCK FIFE / AFP)


Lusail (Lampost.co) -- Lionel Messi jadi sorotan usai membawa Argentina memenangi laga panas melawan Belanda di babak perempat final Piala Dunia 2022 Qatar. Hal itu bukan hanya karena assist brilian dan gol penalti yang dicetaknya, tapi ketegangannya dengan pemain dan pelatih De Oranje.

Duel Argentina vs Belanda di Lusail Iconic Stadium, berlangsung dalam tensi tinggi dengan hasil akhir yang super dramatis, Sabtu dini hari WIB, 10 Desember. Argentina sempat dikira bakal menang mudah usai unggul 2-0 lewat gol Nahuel Molina (35’) dan penalti Lionel Messi pada menit ke-73.

Namun Belanda tak menyerah. Wout Weghorst turun dari bangku cadangan, sukses memaksakan laga berakhir imbang 2-2. Gol pertamanya tercipta lewat tandukan mematikan (83’) dan yang kedua lewat skema tendangan bebas yang cerdas, tepat pada detik akhir masa injury time babak kedua (90+11’). Sayang, perjuangan Belanda sia-sia lantaran mereka takluk 4-3 di babak adu penalti.

Di luar skor yang ketat, duel ini juga diwarnai sejumlah insiden keributan antar pemain yang berlangsung hingga usai pertandingan dan memaksa wasit mengeluarkan 17 kartu kuning. Messi jadi salah satu pemain yang mendapatkan kartu kuning.

BACA JUGA: Piala Dunia 2022 Mirip 1986, Mampukah Messi Bawa Argentina Juara?

Messi yang dikenal dengan pembawaannya yang kalem, terlihat sangat emosial dalam pertandingan tersebut. Pemain berjuluk La Pulga itu juga sempat terlihat menunjukkan gestur dan perkataan yang membuat publik Belanda memiliki alasan untuk membencinya. Lantas, apa yang diperbuat Messi?

Berikut, ada dua alasan yang akan membuat Messi dibenci publik Belanda:

1. Terlibat Konfrontasi dengan Louis Van Gaal

Sebelum pertandingan, Messi tampaknya sudah gusar dengan pernyataan pelatih Belanda, Louis Van Gaal yang menyebutnya “tidak memiliki banyak kontribusi buat Argentina, terutama ketika tim kehilangan bola.”

Untuk itu, Messi membalas kritikan Van Gaal dengan selebrasi ke hadapan bench pemain Argentina, tempat Van Gal duduk. Tak hanya itu, Messi juga menunjukkan gesture tangan yang seakan meminta Van Gaal untuk tidak terlalu banyak bicara.

2. Menyebut Pemain Belanda Bodoh

Tak hanya bermasalah dengan Louis van Gaal, Messi juga terlibat perselisihan dengan sejumlah pemain Belanda. Salah satunya adalah penyerang Wout Weghorst. Pada satu momen di tengah pertandingan, Messi tampak marah dengan yang dilakukan Weghorst saat berupaya menghentikan pergerakannya. Weghorst juga beberapa kali mengintimidasi Messi secara verbal.

Perselisihan mereka berlanjut hingga laga berakhir. Saat tengah bersiap melakukan wawancara dengan media Argentina TYC Sports, Messi dikabarkan sempat melontarkan perkataan kata-kata kasar ke arah kubu Belanda.

Menurut kepala penulis sepak bola The Independent Miguel Delaney, kapten Argentina itu berkata: "Apa yang kamu lihat, bodoh" ke salah satu pemain Belanda yang diduga kuat adalah Wout Weghorst.

Tak hanya bermasalah dengan Messi, Weghorst juga terlibat perselisihan dengan sejumlah pemain Argentina saat berada di lorong menuju ruang ganti. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Weghorst terlihat beradu argumen dengan beberapa pemain Argentina seperti Lisandro Martinez, Lautaro Martinez dan beberapa staf pelatih Argentina, bahkan dengan mantan striker Argentina, Sergio Aguero.

Terkait dua hal yang dilakukannya di atas, Messi tidak menampik. Ia menegaskan yang ia lakukan adalah reaksi balasan atas apa yang ia dan timnya terima sepanjang pertandingan.

“Saya tidak suka orang berbicara sebelum pertandingan. (Wout) Weghorst datang dan mulai memprovokasi kami. Menabrak kami dan mengatakan hal-hal buruk. Pelatih mereka juga tidak menunjukkan respek terhadap kami,” tegas Messi.

Terlepas dari laga panas melawan Belanda, Messi dan Argentina kini harus fokus mempersiapkan diri melakoni laga semifinal di mana mereka akan berhadapan dengan Kroasia yang secara mengejutkan sukses menyingkirkan Brasil via adu penalti 4-2 setelah 1-1 di babak extra time.

Duel Argentina vs Kroasia akan digelar Lusail Iconic Stadium pada Rabu, 14 Desember, mulai pukul 02.00 dini hari WIB. Ini adalah pertemuan ketiga Argentina vs Kroasia di ajang Piala Dunia. Dalam dua bentrok sebelumnya, kedua tim saling mengalahkan.

Argentina mengalahkan Kroasia 1-0 pada pertemuan pertama di fase grup Piala Dunia 1998 di Prancis, sedangkan Tim Tango dipecundangi Kroasia dengan skor telak 0-3 pada pertemuan terakhir pada fase grup Piala Dunia 2018 Rusia. Gol-gol Kroasia pada laga itu dicetak Ante Rebic, Luka Modric dan Ivan Rakitic.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait