DPRDparipurna

DPRD Tuba Gelar Paripurna Mendengarkan Pidato Presiden

( kata)
DPRD Tuba Gelar Paripurna Mendengarkan Pidato Presiden
DPRD Kabupaten Tulangbawang menggelar paripurna istimewa dengan agenda mengikuti dan mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, dalam rangka HUT ke-75 Kemerdekaan RI. Ferdi


MENGGALA (Lampost.co) -- DPRD Kabupaten Tulangbawang menggelar paripurna istimewa dengan agenda mengikuti dan mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, dalam rangka HUT ke-75 Kemerdekaan RI.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Tulangbawang Sopi'i, didampingi Wakil Ketua l Aliasan, dan Wakil Ketua ll Mursidah, di ruang rapat utama gedung DPRD setempat, Jumat, 14 Agustus 2020.

Seusai mendengarkan pidato kenegaraan, Ketua DPRD Tulangbawang Sopi'i mengajak seluruh element masyarakat untuk mengingat kembali perjalanan sejarah perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan dari tangan para penjajah.

Menurut dia, perjuangan yang harus dilakukan saat ini bukan lagi perang melawan penjajahan. Melainkan, generasi saat ini dapat mengimplementasikan perjuangan kala itu dalam bentuk membangun Kabupaten Sai Bumi Nengah Nyappur.

"Kemerdekaan Indonesian harus tetap kita jaga bersama, baik dari ancaman ideologi dan kepentingan sekelompok orang yang mencoba merusak kerukunan di negeri ini. Untuk seluruh generasi milineal Kabupaten Tulangbawang mari kita ciptakan inovasi dan kreatifitas untuk membangun kabupaten yang kita cintai di era digitalisasi ini," kata Sopi'i.

Ia menilai, keberadaan program Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang dibangun di kampung sangat strategis. Terlebih dalam mengatasi lesunya ekonomi yang dialami masyarakat.

"Dengan adanya kelompok-kelompok usaha di kampung ini kan secara automatis memberikan pergerakan ekonomi bagi masyarakat. Dari penjualan hasil kerajinan atau usaha itu akan memberikan pemasukan bagi mereka untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Jadi tetap ada pergerakan roda perekonomian bagi masyarakat di kampung," katanya.

Kata Sopi'i, selain menggerakan roda perekonomian masyarakat, keberadaan 453 kelompok UMKM yang tersebar di 151 kampung dan kelurahan itu juga berdampak pada berkurangnya tingkat pengangguran.

Dia bahkan mendukung wacana Bupati Tulangbawang Winarti yang akan kembali menggulirkan dana bantuan stimulus senilai Rp9 miliar bagi kelompok UMKM baru. 

Dari pantauan Lampost.co, rapat paripurna dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Sebelum masuk ke ruangan, anggota legislatif dilakukan pemeriksaan suhu tubuh serta diwajibkan menggunakan masker. 

EDITOR

Winarko

loading...


Berita Terkait



Komentar