#menara#telekominikasi#bentukTim#beritalampung

DPRD Saran Pemkot Bentuk Tim Penertiban Menara 

DPRD Saran Pemkot Bentuk Tim Penertiban Menara 
Ilustrasi. (Dok.Lampost.co)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Komisi I DPRD Bandar Lampung meminta Pemkot segera membentuk tim yang berfungsi untuk memberikan tindakan tegas terhadap pemilik tower atau menara telekomunikasi yang bandel. 

Ketua Komisi 1, Nu’man Abdi, Jumat (25/1/2019), mengatakan,  bahwa pihak DPRD saat ini tengah menunggu Pemkot untuk membentuk tim tersebut.  
“Dalam tim itu nanti diketuai oleh Sekretaris Kota, Dinas Perumahan, Diskominfo dan Satpol-PP, bertujuan penindakan sesuai permintaan kita," ujar Nu’man.  
Jika terdapat menara telekomunikasi yang tidak jelas kepemilikannya dan telah diberi batas waktu paling lama dua bulan sejak tim menyatakan suatu tower tidak jelas kepemilikannya,  maka tim akan menyatakan tower tersebut milik daerah dan menjadi aset Pemerintah Kota.  

“Komisi 1 juga berkoordinasi dengan Kementerian Kominfo atas dasar usulan itu yang nantinya akan dilakukan oleh tim,  Kementerian pun menyetujui tower tidak berpemilik untuk dijadikan milik daerah, shingga Pemkot dapat mengambil keputusan akan diapakan tower tersebut,” jelasnya. 
Kemudian mengenai 15 pemilik tower komunikasi yang sebelumnya telah ditandai oleh DPRD dan Pemkot Bandar Lampung, setalah dilayangkan surat untuk memenuhi panggilan pemilik tower juga berkilah tidak berada di Lampung. 
“Kita juga konsultasi mengenai masalah ini kepada Direktur SDPPI  Kementerian Kominfo,  dan mereka memyarankan agar membuat surat tembusan sehingga mereka langsung yang nantinya akan memanggil para pemilik tower komunikasi yang sudah ditandai sebelumnya,” kata dia.  

Nu’man menjelaskan dari 15 menara telekomunikasi yang telah ditandai tersebut, permasalahan yang terjadi adalah 7 menara retribusi pengendalian menara telekomunikasi,  8 sisanya 2 tidak terdaftar, 3 berdiri diatas bangunan dan 3 berkaki empat bukan monopol.  
 

EDITOR

Deta Citrawan

loading...




Komentar


Berita Terkait