#LAMTENG

DPRD Lamteng Minta Eksekutif Segera Salurkan Bansos DTU

DPRD Lamteng Minta Eksekutif Segera Salurkan Bansos DTU
Wakil Ketua II DPRD Lamteng, Firdaus Ali. Lampost.co/Raeza Handanny Agustira


Gunungsugih (Lampost.co) -- DPRD Lampung Tengah meminta kepada eksekutif segera merealisasikan bantuan sosial penanganan inflasi. Dana yang telah dianggarkan yakni Rp6,7 miliar atau 2 persen dari dana transfer umum (DTU).

Wakil Ketua II DPRD Lamteng, Firdaus Ali mengatakan, untuk penanggulangan inflasi sudah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 134/PMK.07/2022 tentang Belanja Wajib Dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun 2022. "Kami minta, pemkab segera melakukan realisasi, sesuai perencanaan," kata Firdaus.

Ia menerangkan, pemberian bantuan sosial, termasuk kepada ojek, usaha mikro, kecil, dan menengah, lalu nelayan, penciptaan lapangan kerja, dan pemberian subsidi sektor transportasi angkutan umum di daerah. "Sesegera mungkin, pemkab sudah membuat usulan, sudah menyampaikan, sudah merubah APBD yang mencantumkan belanja wajib 2 persen dari DTU," kata dia.

Firdaus menerangakan, penyaluran bantuan sosial itu sebagai penanganan dampak dari penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) diprediksi akan berpengaruh terhadap inflasi. "Saya yakin eksekutif sudah sangat memahami, yang penting itu adalah percepatan implementasinya," kata dia.

Pihaknya terus mendorong dan melakukan pengawasan agar penyaluran segera dilakukan pemerintah daerah.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait