#TOBAS

DPR RI Minta Civitas Academica Kampus Berantas Korupsi

DPR RI Minta Civitas Academica Kampus Berantas Korupsi
Aksi demonstrasi mahasiswa Unila beberapa waktu lalu sebagai bentuk melawan korupsi di Unila. Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho


Bandar Lampung (lampost.co) -- Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Nasdem Taufik Basari menyampaikan sangat keprihatinannya atas terjadinya kasus korupsi di dunia pendidikan, yang sebelumnya melibatkan bekas Rektor Universitas Lampung (Unila) dan bahkan merembet ke beberapa kampus lain di Indonesia.

Menurutnya dari kejadian ini merupakan pelajaran semua masyarakat kampus bahwa korupsi bisa terjadi di berbagai tempat, termasuk di dunia pendidikan.

"Saya juga mengajak mahasiswa untuk tidak diam ketika ada ketidakadilan, tidak diam memang harus ada yang kita kritisi, saya juga berharap teman di Unila juga bersama-sama kita kritisi kita perbaiki dunia pendidikan jangan sampai persoalan korupsi di dunia pendidikan adalah hal yang biasa," katanya ditemui di Gedung Serba Guna (GSG) Unila, Minggu, 16 Oktober 2022. 

Tobas, sapaan akrabnya, mengatakan jika korupsi di dunia pendidikan harus dilawan, karena tidak hanya pihak yang ada di luar kampus justru yang ada di dalam kampus harus melawan setiap tindak korupsi yang ada.

"Salah satu tujuan negara kita mencerdaskan kehidupan bangsa, nah arti mencerdaskan kehidupan bangsa adalah menjamin semua warga negara Indonesia tanpa terkecualimendapat akses atas pendidikan, mau apapun latar belakangya," ujarnya.

Terakhir ia menambahkan jika sering dalam berbagai kesempatan ia melihat ada upaya mengarahkan sistem pendidikan pada sistem komersil, yang mengakibatkan biaya pendidikan makin tinggi dan akses pendidikan yang terbatas.

"Oleh karena itu saya mengajak mahasiswa memikirkan menjaga agar pendidikan kita tidak komersil, dan bisa mengabdikan diri pendidikan yang terbaik bagi bangsa kita, supaya pendidikan terwujud untuk semua," kata dia.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait