#narkoba

DPR Pertimbangkan Ganja untuk Medis

DPR Pertimbangkan Ganja untuk Medis
Ilustrasi ganja untuk medis. Foto: Dok/istimewa


Jakarta (Lampost.co) -- Komisi III DPR menggelar rapat terkait penggunaan ganja untuk medis pada Kamis, 30 Juni 2022. Secara prinsip, DPR setuju mendorong kajian ganja untuk kepentingan medis.

Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J Mahesa mengatakan DPR tengah mempertimbangkan penurunan kelas ganja dari narkotika golongan 1 ke golongan yang lebih rendah. Jika turun kelas di tingkat regulasi, ganja bisa digunakan untuk keadaan darurat atau keperluan medis.

“Penggolongan ganja di golongan 1 menjadi golongan 2 atau 3 agar bisa diakses masyarakat yang membutuhkan dari aspek kesehatan,” ujar Desmond, dikutip dari Medcom.id, Selasa, 5 juli 2022.

Baca juga: Ganja Medis Dilegalkan Jika Banyak Dampak Positif

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan pemerintah juga mengkaji manfaat ganja untuk medis. Regulasi tentang penelitian manfaat ganja bakal segera terbit. 

“Sebentar lagi akan keluar. Mereka akan dimanfaatkan untuk research. Nanti hasil research-nya bisa kita lihat manfaatnya seperti apa,” ujar Budi.

Perdebatan ini mulai ramai diperbincangkan saat Santi Warastuti lantang menyuarakan legalisasi ganja itu untuk medis demi pengobatan putrinya yang menderita cerebral palsy. Dia mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK) sejak dua tahun lalu.

Santi hanya meminta agar ganja medis dapat digolongkan menjadi golongan narkotika jenis kedua. 

 

 

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait