#PEMKOTBANDARLAMPUNG#LIVINGPLAZA

DPMPTSP Sebut Izin Pembangunan Living Plaza Terpenuhi

DPMPTSP Sebut Izin Pembangunan Living Plaza Terpenuhi
Alat berat melakukan pembebasan lahan seluas 2,7 Ha di Rajabasa sebagai proses pembangunan Living Plaza beberapa waktu lalu. Lampost.co/Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandar Lampung, mengungkapkan bahwa seluruh perizinan pembangunan living plaza yang berada di Kelurahan Rajabasa Nunyai, Kecamatan Rajabasa, telah terpenuhi.

Kepala Bidang (Kabid) Perizinan DPMPTSP Bandar Lampung, Muhtadi, mengatakan, seluruh proses perizinan yang diperlukan oleh pihak pengembang untuk membangun kawasan perdagangan modern memenuhi syarat.

"Soal izin pembangunan living plaza sudah dibahas dalam rapat TKPRD dan disetujui," ujarnya di ruang kerja, Jumat 16 April 2021. 

Menurutnya, Izin Usaha Pusat Perbelanjaan (IUPP) yang menjadi syarat dibangunnya gedung pusat perbelanjaan modern itu telah dimiliki. 

Diberitakan sebelumnya, pihak pengembang sebagai pelaksana pembangunan living plaza klaim telah memiliki izin untuk memulai proses pembangunan. 

Sumarlin, selaku perwakilan dari PT. 328 yang mengerjakan pembangunan living plaza itu, mengatakan, dalam hal kebutuhan perizinan semua telah dimiliki oleh karena itu kegiatan pembangunan mulai dapat dikerjakan. 

"Untuk perizinan terpenuhi dan sudah keluar semua izin. Misal, kajian drainase sudah ada, izin lingkungan sudah ada semua. Kalau harus menunjukkan saya siap, karena sudah lengkap semua," katanya saat ditemui di lokasi, Selasa 13 April 2021. 

Oleh sebab itu, pihaknya sebagai pelaksana konstruksi pembangunan gedung mulai melakukan pembersihan lahan dengan luas kurang lebih sekitar 2,7 hektare.

"Land clearing sudah berjalan sejak 5 April 2021, luas lahan 2,7 ha. Lahan kepemilikan sendiri, akan dibangun living plaza mall, yaitu pusat perbelanjaan gedung bertingkat tiga," kata dia. 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait