#donordarah#pmilampung

Donor Darah Jadi Kebutuhan Hidup

Donor Darah Jadi Kebutuhan Hidup
Donor darah dalam rangka Hari Donor Darah Sedunia di BPBD Pringsewu, Senin, 14 Juni 2021. Lampost.co/Adi Sunaryo


Pringsewu (Lampost.co) -- Donor darah adalah bentuk kemanusiaan bagi sesama yang membutuhkan transfusi. Kegiatan itu pun kini menjadi salah satu kebutuhan hidup bagi banyak warga. Salah satunya bagi Mudi yang rutin mendonorkan darahnya.

"Setetes darah sangat berarti bagi nyawa dan jiwa yang membutuhkan," begitu kata Mudi Hartono warga Pringsewu usai mendonorkan darah di Hari Donor Darah Sedunia yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) Pringsewu, Senin, 14 Juni 2021. 

Mudi mengatakan rutinitas donor darah berawal saat merantau menjadi pekerja migran ke Tiongkok pada 1994. Saat itu dia melihat ada kegiatan donor darah bertepatan pada perayaan Hari Raya Chusok. Dia kemudian mendekati kegiatan donor darah. 

"Waktu saya datangi, saya disambut baik petugas. Kemudian saya diperiksa kesehatan dan saya bisa mendonorkan darah saya. Senang rasanya," kata Mudi, penerima pin 25 dan pin 50 penghargaan donor darah PMI itu. 

Kepala Dusun Wonodadi itu pun mengungkapkan donor darah menjadi kebutuhan bagi kesehatannya. Dia mengatakan mendapat penghargaan ke-25 pada 2003 dan penghargaan ke-50 di 2009. 

"Donor darah baik untuk kesehatan. Setiap usai donor, badan yang pegal-pegal jadi hilang. Badan enteng," kata Mudi. 

Ketua PMI Pringsewu, Fauzi, berharap momentum Hari Darah Sedunia dapat dijadikan kemauan masyarakat dengan keikhlasan mendonorkan darahnya. 

Fauzi mengatakan PMI menargetkan dapat mengumpulkan 200 kantong darah pada kegiatan tersebut. "Ayo donorkan darah, karena setetes darahmu menyelamatkan sejuta jiwa," kata Fauzi, Wakil Bupati Pringsewu usai mendonorkan darahnya di aula BPBD Pringsewu. 

Fauzi mengatakan kegiatan itu dilakukan untuk mengatasi berkurangnya stok darah bagi yang membutuhkan. 

"Semoga melalui donor darah yang diberikan saat ini dapat membantu saudara-saudara yang membutuhkan. Apalagi di masa pandemi covid-19 saat ini, stok darah semakin menipis sedangkan warga yang membutuhkan cukup banyak," kata dia.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait