perkebunankopi

Dongkrak Produksi, 25 Hektare Tanaman Kopi Diremajakan

Dongkrak Produksi, 25 Hektare Tanaman Kopi Diremajakan
Kabid Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Lambar Sumarlin. Lampost.co/Eliyah


Liwa (Lampost.co) -- Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Barat optimistis produksi kopi petani dapat meningkat dan mencapai target produksi sebanyak 1,14 ton per hektare (Ha). 

Kabid Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Barat, Sumarlin, mengatakan beberapa tanaman kopi di berbagai daerah cenderung menurun. Namun, pihaknya yakin target produksi tetap bisa tercapai.

"Tiga kecamatan ini pada Desember lalu ternyata kondisi buahnya ada yang menurun dibanding tahun lalu, yaitu di Kecamatan Sekincau, Kecamatan Way Tenong dan Kecamatan Batubrak," kata Sumarlin.

Penurunan produksi itu dikarenakan belum maksimalnya pemeliharaan tanaman yang dilakukan petani, seperti pemangkasan cabang yang tidak berguna. Kemudian pemberian pupuk yang belum optimal dan curah hujan yang cukup tinggi. Hal itu diakui turut mempengaruhi proses pembungaan dan pembuahan.

Kendati demikian, capaian target tahun ini tetap diyakini dapat tercapai. Hal itu dengan program peremajaan tanaman kopi tahun lalu mulai menghasilkan.

Selain dari hasil penyambungan itu, pihaknya juga akan melakukan pembinaan langsung kepada para kelompok tani yang akan dilaksanakan formal maupun non formal. Lalu melakukan kerjasama dengan komunitas peduli kopi untuk mendukung agar petani terus melakukan peningkatan kapasitas khususnya dalam upaya pemeliharaan.

Kemudian sebagai upaya untuk meningkatkan produksi ke depan, pihaknya juga akan melaksanakan program intensifikasi dan peremajaan tanaman melalui pemberian bantuan kepada petani berupa bibit untuk lahan seluas 25 hektar. Program ini bersumber dari APBD Lambar.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait