#jalan#infrastruktur

Dongkrak Perekonomian Masyarakat, Pemdes Bumirestu Bangun Jalan Usaha Tani

Dongkrak Perekonomian Masyarakat, Pemdes Bumirestu Bangun Jalan Usaha Tani
Pemerintah Desa Bumirestu, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, bangun jalan usaha tani (JUT) di Dusun IV Trenggalek sepanjang 213 meter, Jum'at 12 Agustus 2022. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co)-- Pemerintah Desa Bumirestu, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, membangun jalan usaha tani (JUT) di Dusun IV Trenggalek sepanjang 213 meter. Pembangunan yang berasal dari anggaran dana desa (DD) itu untuk mendongkrak perekonomian masyarakat setempat.

Kepala Desa Bumirestu, Sukiman mengatakan JUT tersebut merupakan akses utama masyarakat sekitar untuk mengangkut hasil bumi, seperti pertanian dan perkebunan. Untuk itu, JUT di Dusun IV Trenggalek tahun ini ditingkatkan menjadi rabat beton.

"Melalui program ketahanan pangan dan hewani, JUT itu dibangun menggunakan anggaran DD 2022 tahap kedua. Sehingga, akses angkut hasil bumi makin lancar," kata dia, Jumat 12 Agustus 2022.

Baca Juga : Jalan Poros Jatiagung-Bandar Lampung Diperlebar

Dia mengatakan peningkatan JUT dengan kontruksi rabat beton itu memiliki panjang 213 meter, lebar 2 meter, dan ketebalan 0,15 meter dengan pagu anggaran sebesar Rp112.239.000. Selain itu, dilokasi yang sama terdapat gorong-gorong dengan panjang 5 meter dan lebar 0,6 meter.

"Di ruas JUT itu juga ada perbaikan gorong-gorong sepanjang 5 meter yang dianggarkan sebesar Rp13.312.000 meter. Semua anggaran memakai DD 2022 tahap kedua," ujarnya.

Sukiman mengatakan dengan dibangunnya JUT diharapkan dapat mendongkrak perekonomian dengan akses mudah mengangkut hasil pertanian dan perkebunan di Dusun Trenggalek.

"Harapannya dengan akses JUT yang mulus,  hasil pertanian dan perkebunan akan lebih mudah diangkut. Sehingga, kedepan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat," kata dia.

Sementara itu, Pendamping Desa Kecamatan Palas, Fahrul Ulum mengatakan pada 2022 penggunaan DD wajib diperuntukkan ketahanan pangan dan hewani sebesar 20%, Bantuan Langsung Tunai sebesar 40%, penangan Covid-19 sebesar 8%.

"Sedangkan sisanya untuk infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.

EDITOR

Dian Wahyu K


loading...



Komentar


Berita Terkait