#budaya#cagarbudaya

Dokterswoning Metro Pertahanan Arsitektur Hindia Belanda

Dokterswoning Metro Pertahanan Arsitektur Hindia Belanda
Rumah Informasi Sejarah (RIS) Dokterswoning saat menggelar kegiatan fotografi bersama Dekranasda Kota Metro. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Di tengah moderenisasi perkembangan zaman saat ini, perlu juga untuk menjaga cagar budaya agar dapat menjadi warisan penerus bangsa ke depan.

Rumah Informasi Sejarah (RIS) Dokterswoning termasuk dalam bangunan peninggalan Hindia Belanda pada saat itu yang hingga kini masih terjaga, baik bentuk arsitektur hingga isi di dalamnya yang merupakan aset berharga.

Nama Dokterswoning itu sendiri berartikan Rumah Dokter merupakan salah satu warisan hasil perencanaan kota yang secara integratif dilakukan pada penjajahan kolonial Belanda saat itu.

Kabid Kebudayaan Disdikbud Kota Metro, Situ Rohayati Seprita mengatakan, sebelumnya Pemerintah Kota telah menetapkan RIS Dokterswoning sebagai cagar budaya yang bertujuan untuk melestarikan dan mengenalkan sejarah kepada penerus bangsa.

"Untuk peresmian kemarin itu waktu HUT Kota Metro di tahun 2021 oleh pak Wali. Tentu dengan keanggotaan tim ahli cagar budaya (TACB) yang berjumlah 5 orang dapat melestarikan itu," kata dia, Selasa, 29 Maret 2022.

Dia menurutkan, bangunan Dokterswoning tersebut telah dibangun sejak 1937 silam. Hingga kini bangunan tersebut masih terjaga dan hanya dilakukan sentuhan sedikit agar tetap bisa berdiri tegak.

"Untuk bangunan ga v disebut cagar budaya itu salah satunya sudah berusia lebih dari 50 tahun, mewakili masa gaya dan bentuk arsitekturnya. Kemudian yang terpenting itu memiliki sejarah," ungkapnya.

Agar RIS Dokterswoning mudah dikenal masyarakat umum. Tak sedikit kegiatan dari Pemkot Metro digelar di lokasi tersebut.

Terutama, dalam kegiatan seminar, pertemuan dan juga lomba cerdas cermat (LCC) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait