#dnapro#ekbis#investasi

DNA Pro Siapkan Ekspansi Bisnis Investasi Digital di Lampung

DNA Pro Siapkan Ekspansi Bisnis Investasi Digital di Lampung
Dari kiri Andre Supit (kepala DNA Pro cabang Bali), Stevanus Teja (investor DNA Pro), dan Otto (leader DNA Pro Lampung) saat menggelar pertemuan di Hotel Radisson, Bandar Lampung, Kamis, 1 Juli 2021. Lampost.co/Adi Sunaryo


Bandar Lampung (Lampost.co): Masyarakat Lampung mungkin sudah tidak asing lagi dengan trading, yaitu perdagangan atau jual beli dalam waktu singkat dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal. Saat ini DNA Pro sebagai perusahaan swasta yang bergerak di bidang investasi digital menawarkan investasi digital di industri trading dengan keuntungan maksimal.

Brand Manager Galeri DNA Pro Bali Hans Andre Martinus Supit mengatakan DNA Pro Akademi secara resmi membuka cabang diberbagai wilayah di Indonesia seperti Bali, Medan, Semarang, dan Singaraja.

"Terakhir, kami membuka cabang di Singaraja. Dalam waktu dekat ini akan dibuka di Surabaya dan Cikarang. Semoga di Lampung disegerakan," kata Andre, saat temu bincang investasi digital bersama investor dan leader DNA Pro di Hotel Radisson, Bandar Lampung, Kamis, 1 Juli 2021.

Andre mengatakan kehadiran DNA Pro untuk dapat mengedukasi masyarakat terkait investasi saham di industri trading, khususnya trading Gold Digital di pasar forex, mengingat selama ini DNA Pro Akademi fokus pada usaha tersebut.

Andre Martinus Supit menegaskan DNA Pro ini adalah peluang yang sangat baik yang bisa dimanfaatkan masyarakat Lampung di tengah kelesuan perekonomian akibat pandemi Covid-19. "Kita tahu bahwa wabah covid-19 ini membuat semua lini sektor terdampak. Banyak bisnis perorangan bahkan perusahaan yang pailit," kata dia.

Namun, lanjutnya, adanya DNA Pro ini memberikan angin segar bagi masyarakat untuk tetap produktif menghasilkan pundi-pundi uang melalui investasi digital.

"Contohnya di Bali, masyarakat disana saat ini beralih memanfaatkan DNA Pro. Mengingat, sistem investasi yang dibangun dan hasil yang diperoleh dari DNA Pro sangat transparan. Disaat pandemi banyak masyarakat percaya DNA Pro. Ini sudah diterima masyarakat luas," kata Andre.

Andre mengatakan keuntungan lain yang diberikan DNA Pro selain transparan adalah sistem kerja aplikasi investasi digital dijalankan atau diambil alih oleh robot.

"Sistem trading kita sudah diambil alih robot. Kalau manusia ada keterbatasan emosi dan rakus sehingga risiko loss sangat tinggi. Tapi di DNA Pro kita minim kerugian dengan tingkat keuntungan yang konsistensi di angka 20 persen," kata dia.

Sementara,lanjut Andre, dana nasabah dapat ditarik kapan pun dimana pun dengan waktu pencairan hanya 1x24 jam. "Untuk bisa bergabung atau memiliki akun trading di DNA Pro. Kita cukup melakukan deposit awal minimal 9 jutaan dan biaya trading oleh robot 900 ribuan," kata dia.

Andre menjelaskan saat ini sudah lebih dari 70 ribuan nasabah atau pemilik akun DNA Pro. "Di Bali saja saat ini sudah sekitar 4 ribu akun dengan jumlah dana investasi yang sudah join dari Januari 2021 mencapai 250 miliar. Kita punya motto deposit sekali, withdraw berkali-kali," kata dia.

Masyarakat pun diimbau, agar lebih selektif dalam memilih bisnis saat ini. Sebab banyak platfom-platfom yang legalitasnya belum memenuhi termasuk tidak bertanggungjawab. Masyarakat harus memilih platfom yang memiliki legalitas serta dapat dipertanggungjawabkan.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait