#limbahmedis#beritalampung

DLH: Pengelolaan Limbah Medis RS Urip Sumoharjo Sesuai Prosedur

DLH: Pengelolaan Limbah Medis RS Urip Sumoharjo Sesuai Prosedur
Sampah medis RS Urip Sumoharjo yang dibuang di TPA Bakung. Lampost.co/MTVL/ Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung, menilai pengelolaan limbah baik medis maupun non medis di Rumah Sakit Urip Sumoharjo (RSUS) sesuai standar prosedur. 

Hal itu menjadi kesimpulan DLH Kota saat melakukan pertemuan tertutup dan sidak di Rumah Sakit Urip Sumoharjo (RSUS) Bandar Lampung, Selasa siang, 16 Februari 2021.

Kepala DLH Kota Bandar Lampung, Sahriwansah, mengatakan berdasarkan sidak pihaknya akan membuat surat edaran kepada seluruh rumah sakit termasuk klinik dan fasilitas layanan kesehatan agar membedakan dan memisahkan limbah B3 dengan limbah domestik.

Kendati demikian, dia menilai berdasarkan hasil sidak di RSUS, pusat layanan kesehatan swasta itu memiliki prosedur yang jelas tentang pengelolaan limbahnya. 

“Artinya mereka memisahkan sampah domestik dan sampah infeksius B3,” kata dia, Rabu, 17 Februari 2021. 

Namun, untuk selebihnya dia menyerahkan sepenuhnya kasus penemuan limbah medis kepada Polda Lampung. 

Sementara itu, dia juga enggan mengomentari sanksi yang dapat diberikan DLH kepada RSUS. Dia justru menyampaikan wacana membangun TPA pemusnah limbah B3.

“Saya perintahkan sekretaris agar menyusun RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) untuk Walikota terpilih membuat TPA pemusnah limbah B3,” ujarnya.

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait