#beritalampung#beritalampungterkini#pertanian#musimtanam1#sawah#ketersediaanair

DKP3 Pastikan Ketersediaan Air Musim Tanam I di Metro Aman

DKP3 Pastikan Ketersediaan Air Musim Tanam I di Metro Aman
Sejumlah petani di Metro tengah melakukan pengolahan sawah, beberapa waktu lalu. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Metro memastikan ketersediaan air bagi petani aman pada masa tanam (MT) I di tahun 2022. Ketersediaan air berasal dari dua sungai besar, yakni Sekampung, Batanghari dan Sekampung Bunut.

"Masing-masing sungai akan memenuhi kebutuhan persawahan di lima kecamatan dan 22 kelurahan di Metro. Pengaturan intensitas air yang mengaliri lahan persawahan oelah ketua paguyuban petani pengguna air (P3A) di masing-masing wilayah,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pertanian DKP3 Metro, Herman Susilo mewakili Kepala DKP3 Metro, Herry Wiratno, Kamis, 10 November 2022.

Baca juga:  Perbaikan Jalan Soekarno-Hatta Metro Dianggarkan Rp1,2 Miliar

Dia menambahkan pada MT I atau rendeng ini sekitar 2.948 hektare yang siap untuk ditanami padi tahun ini. "Pada musim rendeng ini justru tak terjadi masalah, tidak seperti tahun lalu pada saat kemarau yang mengharuskan bantuan pompa air dari provinsi. Apalagi saat ini memasuki musim hujan sehingga pengolahan lahan petani tidak memerlukan air yang banyak dari irigasi," ujarnya.

Dia meminta pada akhir Desember para petani sudah harus tutup tanam. Itu dikarenakan untuk mengejar MT II pada Maret 2023 mendatang. "Hingga saat ini sudah hampir 20 hektare sawah yang sudah tanam. Nah, nanti di awal Maret pasti sudah panen," katanya.

Menurut dia, pada musim hujan ini juga tidak menjadi kendala bagi para petani padi di Metro. "Kalau tumbuhan yang sensitif akan air iya pasti jadi kendala. Kalau padi justru tidak. Apalagi di Metro ini jarang terjadi banjir hingga berminggu-minggu, hanya terjadi luapan sungai dan dua hari sudah surut," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait