#BENIHLOBSTER#BERITALAMPUNG

DKP Lampung Lepasliarkan 6.800 Ekor Benih Bening Lobster

DKP Lampung Lepasliarkan 6.800 Ekor Benih Bening Lobster
Benih Bening Lobster (BBL) umur satu bulan yang dilepasliarkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung bersama balai karantina ikan dan polisi perairan dan udara. / Dokumen DKP


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung melepasliarkan 6.800 ekor Benih Bening Lobster (BBL).

"Kami bersama dengan balai karantina ikan, kepolisian perairan dan udara berhasil melakukan penangkapan BBL," kata Kepala DKP Lampung, Liza Derni, di ruang kerja, Senin, 21 Juni 2021. 

Adapun penangkapan dilakukan di Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat. Rencana penyelundupan ribuan benih lobster ke Provinsi Jambi itu berhasil digagalkan. 

"Penangkapan pada Minggu, (20/6/21) malam dan kejadian ini langsung kami tindaklanjuti," tegas Liza.

Baca juga : Ditpolairud-BKIPM Lepasliarkan 2.000 Benih Lobster Sitaan

Di sisi lain, Kepala Balai Karantina Ikan Lampung, Rusnanto, mengatakan pelepasliaran dilakukan di Pantai Mutun. 

"Kami memilih Mutun jadi lokasi lepas liar karena lokasi itu jadi wilayah konservasi, perairan yang cocok karena lobster tempat hidup di karang dan berpasir," ujar Rusnanto melalui telepon, Senin, 21 Juni 2021. 

Adapun jenis pasir lobster yang dilepasliarkan dengan usia kisaran satu bulan. Sedangkan total kerugian per ekor sekitar Rp100 ribu. 

"Untuk total kerugian untuk keseluruhan sebesar Rp6,8 miliar," terang dia.

Rusnanto menambahkan sebenarnya pengawasan terus dilakukan secara masif di pintu masuk dan pintu keluar daerah. 

"Untuk di luar itu diawasi oleh dirjen, sehingga mengantisipasi adanya penyelundup yang membawa lobster ke luar daerah," terangnya.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait