DJPB#ProvinsiLampung#DAK#DD

DJPB Provinsi Lampung FGD Optimalisasi DAK dan DD

DJPB Provinsi Lampung FGD Optimalisasi DAK dan DD
Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Lampung gelar FGD Optimalisasi DAK Fisik dan Dana Desa Tahun 2019, Selasa, 8 Oktober 2019. (Foto: Istimewa)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Lampung gelar Focus Group Discussion “Optimalisasi Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa Tahun 2019 untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Provinsi Lampung”, Selasa, 8 Oktober 2019.

Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Semergow Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Lampung ditujukan untuk mendorong optimalisasi dan percepatan penyaluran DAK Fisik tahap II dan Dana Desa Tahap III, dimana realisasi penyaluran DAK Fisik sampai dengan akhir September 2019 masih rendah. Adapun peserta diskusi adalah Bakeuda Provinsi, BPKAD dan PMD Kabupaten/Kota  lingkup Provinsi Lampung, BPS Provinsi Lampung, KPPN Bandar Lampung, KPPN Metro, KPPN Kotabumi, dan KPPN Liwa.

Dalam sambutannya Sofandi Arifin, Kepala Kanwil DJPb Provinsi Lampung menyampaikan, baik Pemda maupun KPPN dan Kanwil DJPb harus berhati-hati dan teliti dalam menyalurkan DAK Fisik dan Dana Desa. Sesuai tema kegiatan, dengan adanya DAK Fisik dan Dana Desa Pemda mendapatkan dana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, oleh karenanya penggunaannya harus optimal, efektif dan efisien sehingga maksud penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa dapat tercapai.

Sementara itu, narasumber pada diskusi ini adalah Kepala Seksi Bank KPPN Bandar Lampung dan Kepala Seksi PPA II A Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Lampung. Dalam paparan yang disampaikan, realisasi Dana Desa lingkup Provinsi Lampung sudah cukup baik, on the track. Namun demikian realisasi DAK Fisik sampai dengan 7 Oktober 2019 masih belum optimal, yaitu Rp855 milyar atau 18,8 persen dari total pagu tahap II. Melalui diskusi yang juga membahas kendala penyaluran serta strategi untuk mempercepat penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa diharapkan dapat mendorong penyaluran DAK Fisik tahap II yang batas akhir penyerahan dokumen persyaratannya yaitu tanggal 21 Oktober 2019.

EDITOR

Rilis DJPB

loading...




Komentar


Berita Terkait