#pajak#djp#spt

DJP Bengkulu-Lampung Sebut Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Makin Membaik

DJP Bengkulu-Lampung Sebut Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Makin Membaik
KepalaKanwil DJP Bengkulu-Lampung Tri Bowo, Kamis, 26 Mei 2022. (Foto:Lampost/Deta Citrawan)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bengkulu dan Lampung, menilai tingkat kepatuhan masyarakat sebagai wajib pajak menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) semakin membaik.

"Realisasi penerimaan pajak tahun 2021 bisa melebihi target yaitu 104 persen, sementara pada tahun 2020 hanya tercapai 93 persen. Ini artinya kepatuhan wajib pajak di wilayah Lampung dan Bengkulu sudah baik dengan capaian melebihi target," ujar Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung, Tri Bowo, Kamis, 26 Mei 2022.

Untuk penerimaan pajak SPT tahun ini hingga 24 Mei 2022 realisasinya telah tercapai 37,30 persen atau Rp3,2 triliun dari target sebesar Rp8,7 triliun.

"Oleh karena itu kami ingin meminta masukan berupa ide, saran dan kritik, agar DJP Bengkulu dan Lampung dapat lebih baik serta untuk perbaikan kinerja yang hasilnya nanti bermanfaat bagi kemakmuran rakyat melalui instansi," kata dia.

Selain itu, Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung mengingatkan bahwa saat ini sedang menjalankan Program Pengungkapan Sukarela (PPS). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan sukarela wajib pajak dan diselenggarakan berdasarkan asas kesederhanaan, kepastian hukum, serta kemanfaatan. Program ini sudah berjalan sejak 1 Januari 2022 dan akan berakhir pada 30 Juni 2022.

"Saya meminta kepada stake holder dan seluruh mitra DJP dapat menggaungkan lagi PPS ini, agar masyarakat dapat memanfaatkan PPS dengan waktu yang tersisa sekitar 1 bulan lagi," katanya.

"Dengan harapan bersama agar realisasi di tahun ini dapat mencapai bahkan melebihi target seperti tahun sebelumnya," jelasnya.


EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait