curanmor

Ditodong Pisau, Motor Mahasiswa UIN Dirampas Saat Kehabisan Bensin

Ditodong Pisau, Motor Mahasiswa UIN Dirampas Saat Kehabisan Bensin
Para pelaku yang merampas sepeda motor korban. (Foto: Istimewa)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sepeda motor milik M. Halimud Rosyid (19), warga Merbau Mataram, Lampung Selatan di depan pintu PKOR Way Halim, Senin, 4 Januari 2021 pagi, pukul 02.20 WIB, dirampas tiga orang pemuda yang mengaku sebagai warga sekitar.

Saat kejadian, ia dan temannya baru saja begadang mengerjakan tugas kuliah. Lalu ia menemani rekannya  pulang. Sesampainya di lokasi kejadian, bensin korban hampir habis, rekannya pun berniat mencari kios bensin di sekitar Way Halim. 

Saat rekannya mencari bensin, tiga pemuda berboncengan satu motor menyambanginya, dan mengaku sebagai warga sekitar. Ia pun tak percaya, lantas tiga pelaku menyuruh korban menelpon rekannya. Korban menolak karena curiga HP miliknya bakal dirampas. "Saya enggak mau (nelpon)," kata mahasiswa UIN Raden Intan Lampung tersebut. 

Tiba-tiba korban diancam dengan senjata tajam yang diarahkan ke perut. Ia pun mengelak, lalu motor korban dibawa kabur oleh pelaku. Kunci kontak motor menempel. "Enggak usah macam-macam, saya habisin kamu," katanya, menirukan ucapan pelaku. 

Saat motornya dirampas, ia pun berinisiatif merekam ketiga pelaku saat melarikan diri. Videonya pun beredar di media sosial. 

"Saya sempet videoin, saya teriak maling, padahal ada beberapa orang di sekitar situ, tapi enggak ada yang nolongin, motor walau bensin habis, tapi masih ada dikit di karburator (motor masih bisa melaju). USetelah itu saya sama kawan sempet nyari, tapi enggak ketemu," katanya. 

Ia melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Sukarame dengan nomor LP/09-B/I/2021/LPG/Resta Balam, Sektor Sukarame. 

 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait