#hoaks#videoviral

Guru Penyebar Hoaks Terminal Metro Ricuh Ditangkap

Guru Penyebar Hoaks Terminal Metro Ricuh Ditangkap
Foto. Dok akun Instagram Polres Metro


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Polisi menangkap penyebar video hoaks kerusuhan di Terminal Kota Metro, yang dikaitkan dengan penertiban pedagang kali lima. Belakangan, diketahui narasi video tersebut tidak benar. Video tersebut terjadi di Pasar Peunanyong, Aceh pada 24 Mei 2021.

Kasatreskrim Polres Metro AKP Andri Gustami membenarkan penangkapan tersebut. Pelaku adalah Guntoro (50), warga Yosodadi, Metro Timur, yang berprofesi sebagai guru. Ia dijemput petugas pada Jumat, 16 Juli, 2021.

"Sudah diamankan Polda (Subdit V Cybercrime Ditreskrimsus)," kata AKP Andri Gustami, Sabtu, 17 Juli, 2021.

Saat ini polisi sedang memeriksa oknum guru tersebut secara intensif di Polda Lampung. Petugas juga masih mendalami motif serta modus penyebaran video tersebut.

"Masih dalam pemeriksaan," ujar Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes Pol Ari Rachman Nafarin.

Melalui video yang diunggah akun Instagram Polres Metro pada 16 Juli, 2021, Guntoro yang mengaku pemilik akun Facebook Guntoro, membenarkan dirinya mengunggah video tersebut. Ia meminta maaf kepada warga Lampung, khususnya Metro, atas perbuatannya yang membuat resah.

"Berkenaan dengan video kerusuhan di Metro pada 15 Juli 2021, pukul 20.00, video tersebut tidak benar, untuk masyarakat Lampung khususnya Metro dan sekitarnya, atas nama pribadi saya minta maaf. Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi," ujarnya dalam video tersebut.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait