#pasarmurah#ramadan#idulfitri

Disperindag Lampung Rencanakan Gelar Lima Titik Pasar Murah

Disperindag Lampung Rencanakan Gelar Lima Titik Pasar Murah
Pasar murah. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lampung berencana menggelar pasar murah menjelang Ramadan dan Idulfitri. Hal itu sebagai upaya stabilisasi harga untuk mengantisipasi gejolak harga.

"Kami laksanakan Rakorda dengan 15 kabupaten/kota. Kami tanyakan tiap daerah  terkait stok kebutuhan pokok dan apakah ada gejolak," kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Lampung, M. Zimmi Skil, Rabu, 31 Maret 2021.

Untuk mengantisipasi gejolak harga itu, pihaknya melakukan pemetaan untuk digelarnya pasar murah untuk membantu masyarakat kurang mampu menghadapi puasa dan lebaran yang berpotensi menimbulkan inflasi.

"Pasar murah dilakukan di lima titik, termasuk di kabupaten/kota. Namun yang diprioritaskan adalah daerah yang belum digelar pasar murah pada Januari lalu," katanya.

Untuk itu, dia mengarahkan kabupaten/kota mengirimkan surat pengajuan pasar murah ke Pemprov. Namun, waktu dan lokasi pasti masih dalam perundingan. "Komoditas yang akan dijual adalah gula, tepung terigu, telur, minyak goreng dan beras, serta elpiji 3 kilogram," katanya.

Menurut dia, hingga kini pengajuan pasar murah baru dilayangkan Pemkab Pringsewu dan Lampung Utara. Sementara beberapa daerah lainnya sudah mengadakan tersendiri, seperti Lampung Selatan.

Dalam pelaksanaannya, pihaknya akan fokus untuk mendata masyarakat secara detail agar komoditas yang dijual dengan harga murah terbagi rata di tiap daerah. Untuk pembeli diwajibkan membawa kartu keluarga sebagai bukti dan batasan pembelian dan menghindari penumpukan dalam satu KK.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait