#THR#disnaker

Disnaker Bandar Lampung Belum Terima Surat Edaran Himbauan THR Sektor Swasta 

Disnaker Bandar Lampung Belum Terima Surat Edaran Himbauan THR Sektor Swasta 
Lampost.co/ Deta Citrawan

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker RI) telah menegaskan tentang Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan, bagi pegawai atau keryawan perusahaan swasta untuk dapat dicairkan paling lambat seminggu sebelum perayaan hari raya idul fitri 1440 Hijriah atau H-7. 
 
Penegasan tersebut nantinya akan dikeluarkan dalam bentuk surat edaran dan dihimbau langsung kepada perusahaan. Selain itu juga, edaran itu juga akan ditembuskan kepada Gubernur, Wali Kota/Bupati se-Indonesia untuk dapat meneruskan himbauan tersebut kepada perusahaan swasta yang ada di daerah masing-masing.  
 
Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat, belum mendapatkan surat edaran tersebut. 
 
“Kita belum terima surat edarannya,” ujar Kepala Disnaker Kota Bandar Lampung Wan Abdurrahman, saat dihubungi melalui telepon, Senin (13/5/2019).  
 
Saat ini pihaknya masih menunggu terbitnya surat edaran tentang aturan pencairan THR terhadap perusahaan swasta itu. Setelah Pemkot menerima surat edaran, maka Disnaker setempat akan memberitahu perihal himbauan tersebut kepada pihak perusahaan yang ada. 
 
“Ya nanti begitu surat edarannya kita terima, langsung diberitahukan ke perusahaan–perusahaan yang ada di Bandar Lampung, agar dapat mematuhi himbauan dari Kemenaker,” kata dia. 
 
Pemberian THR biasanya diberikan kepada pegawai yang telah memiliki masa kerja satu bulan atau lebih. Kemudian juga memiliki hubungan kerja dengan perusahaan berdasarkan perjanjian kerja waktu tertentu. 
 
Lalu terkait besaran THR sesuai dengan aturan Kemenaker, bahwa pekerja yang mempunyai masa kerja 12 bulan atau lebih maka harus diberikan sebesar satu bulan upah. Sedangkan bagi pekerja yang masa kerjanya dibawah 12 bulan diberikan secara proporsional sesuai aturan perusahaan. 
 

EDITOR

Deta Citrawan

loading...

Berita Terkait

Komentar