#jurnalisme#aji#kebebasanberpendapat

Diskusi Akhir Tahun, Media Mesti Suarakan Yang Tak Bisa Bersuara

Diskusi Akhir Tahun, Media Mesti Suarakan Yang Tak Bisa Bersuara
Diskusi akhir tahun yang digelar Aji Bandar Lampung. Lampost.co/Umar Robani


Bandar Lampung (Lampost.co): Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bersama LBH Pers Bandar Lampung menggelar diskusi 'Meneropong Independensi Media dan Kebebasan Berpendapat' di Embun Coffee, Jalan Jendral Sudirman, Pahoman, Bandar Lampung, , Senin, 30 Desember 2019. Agenda tersebut merupakan diskusi akhir tahun untuk melihat masa depan jurnalis di tahun 2020.

Dalam diskusi tersebut Ketua AJI Bandar Lampung Hendri Sihaloho mengatakan media mesti memiliki keberpihakan yang jelas. Keberpihakan jurnalisme harus pada kebenaran atas publik.

"Jurnalisme bicara tujuan dan goalnya, mesti menyuarakan yang tidak bisa bersuara. Tahun 2020 ini tahun politik, kita bicara independensi," kata dia, Senin, 30 Desember 2019, sore.

Ia mengatakan jika ada pihak atau narasumber yang keberatan atas pemberitaan, maka pihak terkait bisa mengajukan hak jawab atau koreksi. Hal itu diperbolehkam dan ada jalurnya.

"Jika keberatan dengan produk jurnalistik bisa melakukan hak jawab dan hak koreksi sesuai dengan jalurnya, bukan melakukan kekerasan terhadap jurnalis. Kami berharap jumlah kekerasan pada jurnalis bisa menurun. Mari kita sama sama kontrol kerja kerja jurnalistik," ujar Hendri.

Sementara, Direktur LBH Pers Hanafi Sampurna berharap pers di Lampung bisa menjaga marwah jurnalisme. Terlebih mendekati pemilihan kepala daerah 2020. Jangan sampai marwah tergadaikan iklan-iklan politik menjelang pilkada. 

"Jika media sudah menjadi partisan dan tidak independen, ada kerugian publik untuk mendapatkan informasi," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait