#PLN#Listrik

Diskon Listrik 50% bakal Disetop

Diskon Listrik 50% bakal Disetop
Ilustrasi meteran listrik. Antara/Reno Esnir


Jakarta (Lampost.co) -- Pemerintah memastikan tidak memperpanjang program stimulus diskon listrik sebesar 50% kepada pelanggan golongan rumah tangga atau industri yang berdaya 450 VA per Juli 2021. Penghentian stimulus diskon listrik itu juga menyasar pada pelanggan rumah tangga berdaya 900 VA, yang akan berakhir pada Juni ini.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana menyampaikan, keputusan itu diambil bukan semata dari pihaknya.

"Kami bareng-bareng berdiskusi dengan Kementerian Keuangan sepakat untuk tidak memberikan stimulus listrik sama sekali (per Juli). Itu keputusan secara nasional," ujar Rida dalam konferensi pers virtual, Jumat, 4 Juni 2021.

Baca: Penerima Subsidi Listrik Bakal Dipangkas pada 2022

 

Rida menyampaikan, program stimulus listrik secara bertahap berubah daya bantuan yang diberikan.Stimulus diskon tarif listrik pada kuartal I 2021, diketahui diberikan sebesar 100% oleh pemerintah melalui PLN untuk pelanggan 450 VA dan 50% untuk pelanggan 900 VA subsidi. Lalu, dikuartal II 2021, program diskon daya listrik itu menyusut menjadi 50% bagi pelanggan 450 VA dan pelanggan 900 VA menjadi 25%.

"Di triwulan berikutnya (triwulan III) tidak lagi dibantu negara. Keputusan secara umum ini menyangkut bansos yang lain," ucap Rida.

Sebelumnya diberitakan, Perusahaan Listrik Negara (PLN) menegaskan pemerintah memberikan stimulus listrik hingga Juni 2021 sebagai wujud perlindungan sosial pemerintah kepada masyarakat di tengah pandemi covid-19.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait