#maklumatkapolri#wabahcovid-19#beritalampung

Disiplin Protokol Kesehatan Tetap Diawasi Meski Maklumat Kapolri Dicabut

( kata)
Disiplin Protokol Kesehatan Tetap Diawasi Meski Maklumat Kapolri Dicabut
Petugas pengelola pasar melakukan kampanye penggunaan masker dan jaga jarak di Pasar Jatinegara. ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA

Bandar Lampung (Lampost.co): Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Zahwani Pandra Arsyad membenarkan adanya pencabutan Maklumat Kapolri. Dia mengatakan hal teknis kegiatan masyarakat di era new normal kini sedang dirancang oleh Gubenur Lampung bersama tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Lampung.

"Gugus Tugas sedang merancang peraturan Gubernur terkait new normal pascapencabutan Maklumat Kapolri. Akan tetapi aparat bersama Gugus Tugas tetap mendisiplinkan masyarakat agar memutus mata rantai covid-19, di era new normal," ujarnya, Jumat, 26 Juni 2020.

Pandra belum bisa memaparkan secara secara terkait izin keramaian, seperti resepsi pernikahan, konser musik hingga kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa.

"Izin keramaian dan lainnya mengikuti aturan Gugus Tugas. Jika sudah ada patokan dari Gubernur, nanti diikuti petunjuk teknis dari Mabes Polri, termasuk perizinan yang dikeluarkan di tiap Polda dan Polres. Tapi kan kita harus biasa di era new normal, misal physical distancing. Kemudian di sebuah gedung ada kapasitas maskimal setengah, nah itu yang dikaji nanti," katanya.

Sementara Kapolresta Bandar Lampung Kombespol Yan Budi Jaya mengatakan pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari Mabes Polri terkait pencabutan Maklumat Kapolri.

"Tapi kita sementara fokus pengawasan protokol kesehatan covid-19 di masyarakat terlebih dahulu, sebelum ada petunjuk dari atasan," katanya.

Salah satu pelanggaran yang dilakukan kepolisian yakni menggelar pesta pernikahan. Padahal, kegiatan itu dilarang karena dapat membuat keramaian.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...

Berita Terkait

Komentar