#rerie#covid-19

Disiplin Prokes Cara Cegah Munculnya Klaster Baru

Disiplin Prokes Cara Cegah Munculnya Klaster Baru
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. Dok


Jakarta (Lampost.co) -- Pencegahan munculnya klaster-klaster baru penyebaran Covid-19 sangat diperlukan lewat konsistensi pemangku kepentingan dan masyarakat dalam membangkitkan kesadaran untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

"Sejauh ini di sejumlah daerah menerapkan lockdown skala RT/RW menyikapi munculnya klaster-klaster baru di masing-masing wilayah," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 27 Meu 2021.

Atas kondisi itu, pemerintah pun memutuskan memperpanjang kembali pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di seluruh Indonesia hingga 14 Juni 2021.

Menurut Lestari, selain membatasi pergerakan orang secara ketat dalam skala mikro, upaya agresif testing dan tracing dalam setiap munculnya klaster-klaster baru penyebaran Covid-19 sangat diperlukan. Hal itu untuk mengetahui sumber penularan dan meluasnya penularan.

Untuk itu, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, para pemangku kepentingan di setiap daerah dapat melakukan upaya pengobatan atau pemulihan orang yang terpapar virus korona di wilayah tersebut dengan tepat.

Namun, harus disadari bersama salah satu sumber dari permasalahan dalam penanganan pengendalian Covid-19 yang dihadapi ini adalah ketidakdisiplinan sebagian masyarakat dalam menjalankan prokes.

Munculnya sejumlah klaster baru di berbagai daerah, menurut anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, merupakan bukti abainya masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Dia menegaskan, semuanya baru sibuk saat menghadapi munculnya klaster penyebaran baru Covid-19 di wilayahnya. Padahal, penularan Covid-19 bisa dicegah bila sejak awal agresif meningkatkan disiplin penerapan prokes.

Upaya membangun kesadaran bersama dalam menjalankan prokes di tengah masyarakat, seharusnya menjadi prioritas untuk menghadapi pandemi yang belum bisa diperkirakan akan berakhir.

"Langkah terukur dalam upaya menanamkan kesadaran kepada masyarakat untuk disiplin menerapkan prokes itu sangat diperlukan agar sejumlah strategi pengendalian Covid-19 dapat diterapkan dengan baik," kata dia. 

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait